PORTNUMBAY

AMPERA PROTES KEBIJAKAN ISRAEL DAN INDONESIA

JAYAPURA (BINPA) –  Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Rakyat Papua (AMPERA), yang berasal dari Ikatan Mahasiswa Waropen (IMAWAR), Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Papua Peduli Rakyat (KMP3R) memprotes  kebijakan Israel yang membatasi kunjungan wisata rohani bagi warga Indonesia ke negara itu per 9 Juni 2018. Ampera menilai kebijakan Israel merugikan masyarakat Indonesia, terutama umat nasrani dan muslim. Untuk itu AMPERA meminta agar Pemerintah Indonesia harus melakukan lobi-lobi politik luar negeri dengan Israel, sehingga pembatasan tersebut urung dilakukan. “Kami melihat bahwa rentetan kebijakan yang kemudian dibuat oleh pemerintah Indonesia terutama menteri  luar negeri terkait dengan pemboikotan produk Israel yang masuk ke Indonesia dan juga terkait dengan  kebijakan Indonesia untuk mendukung Palestina dalam konflik di jalur Gaza,” kata Stenly Salamahu Sayuri,  Ketua AMPERA dalam jumpa pers di Kafetian Abepura, Senin (4/6). Menurut Stenly, pemerintah Indonesia harus membuat kebijakan populis yang mampu diterima semua  lapisan masyarakat. “Saya pikir keberagaman kita, perbedaan yang kemudian ada di lapisan masyarakat ini dan juga terutama  persatuan dan kesatuan bangsa kita itu jauh lebih penting daripada konflik luar negeri. Kebijakan pemerintah  ini perlu untuk ditinjau kembali terkait dengan pemboikotan produk ini,” katanya. Ia mengatakan, Papua mayoritas kristen, dan jemaat sering berziarah ke Israel, untuk melihat  situs-situs  bersejarah berkaitan dengan kehidupan Kristus dan jemaat gereja perdana. Oleh karena itu, pihaknya  [...]