HIV/Aids Ancaman Besar Bagi Papua

JAYAPURA (BINPA) – Tidak hanya Minuman Keras (Miras) yang menjadi penyebab matinya Orang Asli Papua (OAP), Tetapi lebih cenderung kepada penyakit menular dan mematikan yaitu HIV/Aids.

“Di kota Jayapura bukan miras yang membunuh kota Jayapura. Tetapi,  HIV/AIDS yang membunuh masyarakat Jayapura,” Walikota Jayapura DR. Benhur Tommy Mano saat menggelar jumpa pers dengan awak media di room Tobati Hotel Grand Abe, Jumat (3/8).

Mano mengungkapkan, berdasarkan data yang diterima Dinas Kesehatan Provinsi Papua menyebutkan Kabupaten Mimika menempati posisi pertama dari 28 Kabupaten di Papua dalam urutan penderita HIV di Papua, kedua Kabupaten Nabire dan pada posisi ketiga diikuti oleh Kabupaten Jayapura. Namun tingkat penderita tidak nampak dan terdata pada Dinas Kesehatan yang berada di kabupaten.

“Saya mau mengatakan bahwa data dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua itu nomor satu di Kabupaten Timika nomor dua di Kabupaten Nabire dan nomor tiga di Kabupaten Jayapura dan di 28 Kabupaten lainnya dan ini tidak terinfeksi,” ungkapnya.

Oleh sebab itu dirinya mengharapkan adanya kepedulian dari Provinsi Papua dalam hal ini Gubernur Papua dan Bupati-Bupati Se-Provinsi Papua agar bisa menindaklanjuti penanganan HIV/Aids di Papua, agar kedepan masyarakat Papua tidak punah karena penyakit HIV/Aids.

“Jadi Gubernur harus panggil Bupati dan semua LSM. Kalau tidak ditindaklanjuti maka kami akan alami hal yang sama dengan Uganda. Jadi gubernur harus cari dan siapkan dana untuk menindaklanjuti hal ini kalau tidak kita akan punah,” harapnya. (Jrl).

Tinggalkan Balasan