Perusahaan Helly Pengangkut Bahan Pendulangan Emas, Warga Yahukimo Demo di Bandara Yahukimo

YAHUKIMO (BINPA) – Hari Selasa, (31/07/) lalu, Pukul 10.00 WIT, Masyarakat Yahukimo melakukan Aksi demonstrasi damai di Bandara Udara Nof Goliat Dekai Kabupaten Yahukimo. Demo itu menuntut agar perusahaan Helly yang mengangkut bahan pendulang Emas yang notabenya adalah Ilegal harus dihentikan.

Hal tersebut terjadi, setelah melakukan aksi yang sama pada beberapa minggu lalu di Kabuapaten Yahukimo. Namun tuntutan yang disampaikan pendulangan emas harus dihentikan. Namun  Perusahaan Helly  masih saja melakukan pengangkutan masyarakat menuju Korowai dan Unah untuk melakukan pertamabangan  Emas.

“Beberapa Minggu lalu, kami sudah duduki bandara ini. Dan kami sudah sampaikan, bahwa Perusahaan Helly yang selalu terbang ke arah Korowai, Langda, Bomela, Una dan Ukam agar  h berhenti. Karena di sana ada misi tertentu. Sekarang tidak bisa disembunyikan lagi. Tentu mereka (Perusahhaan Helly, RED) akam terus antar bahan-bahan pendulang emas secara Ilegal.” Kata Betuas Sol, sebelum memberikan kesempatan berbicara kepada kepala suku dan masyakat di Badara Dekai Kepada Bintang Papua.

Kata dia,  bandara Nof Goliat tidak ada tempat yang namanya untuk memarkir Heli yang ada hanya untuk pesawat yang  ukuran kecil sampai besar. Masa heli mendarat di bandara seharusnya dia (Hely) harus mempuanyai tempat yang khusus, yang tak jauh dari badara

“Sudah salah parker dan melanggar aturan. Kami bukan asal biacara. Tapi, kami sudah mempunyai bukti yang akurat bahwa heli yang berseri PK-HVD dari Dimonim Air dan PK-IWB,  dan ada beberapa yang lainnya sudah angkut bahan-bahan mulai dari BBM Algon hingga mesin Disel  ke tempat perusahaan. Sehingga, kami tegas pada kesempatan ini, Kami minta pihak bandara harus mencabut dan pulangkan perusahaan  Helly,” katanya

Di tempat yang sama Lewi Tibul, Penasehat Bupati Yahukimo mengatakan, masyarakat sudah sampaikan beberapa kali. Namun tidak ada penangganan yang serius entah itu dari Pemerntah Daerah (PEMDA) atau dari kepala bandara. Sehingga, dengan aksi yang kesekian kali ini bisa membuahkan hasil.

“Lami inginkan Helly yang selalu terbang itu, untuk segera dihentikan kalau bisa harus di pulangkan kembali,” Katanya

Yohanis Pitibalyo kepalah suku Uana Ukam, dalam orasinya menyapaikan, Daerah  di Unah Ukam, Langda Bomelah, Korowai hingga ke kabupaten Pengunungan Bintang  menjadi tempat perebutan. Maka, Pemnda setempat diharapkan untuk melihat  peristiwa itu.

“Pemerintah harus tangani serius. Karena ini wilayah kerjanya Pemda Yahukimo, meskipun masyarakat Adat berbicara pemda setempat juga harus ikut mendukung,” Katanya. (ARDI BAYAGE)

 

 

Tinggalkan Balasan