Bupati Dan Walikota Diminta Membuat Instruksi Pelestarian Lagu-Lagu Asli Papua

JAYAPURA (BINPA) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), John NR. Gobai meminta kepada Bupati Dan Walikota agar membuat instruksi pelestarian lagu-lagu asli papua. permintaan itu, guna mengembalikan dan membangkitkan semangat cinta budaya dan seni tanah air haruslah dimulai saat ini.

“Masuknya seni dari luar pelan-pelan telah menggeser seni asli di Papua. kita bukan anti perubahan atau pengaruh luar. Namun, jika ini tidak dicegah, maka hal ini akan membuat generasi muda kita hanyut dalam seni dan budaya baru. Misalnya, dalam hal seni suara, di Kota Jayapura, jika kita kemana-mana lagu yang diputarkan adalah lagu-lagu Mitha Talahatu, lagu-lagu Ambon dan juga lagu-lagu yang terdengar Porno, lagu-lagu barat,” Kata Gobai Kepada Bintang Papua di Abepura, Kamis (2/8).

“Maka, Saya pikir hal itu akan membuat generasi muda dan anak-anak lebih tertarik dengan lagu-lagu dan musik dari luar ketimbang musik dan lagu-lagu papua. Memang disadari bahwa, soal selera. Namun, dlihat dari sisi identitas dan kekhasan ini sangat bertolak belakang, sampai seakan akan ingin memindakan Ambon ke Papua, Batak ke Papua dan sebagainya,” tambahnya.

Kata Dewan Adat Daerah (DAD) Paniai itu, sesuai dengan UU No 21 Tahun 2001 dan Perdasus No 16 Tahun 2008 tentang Pembinaan dan Perlindungan Kebudayaan Asli Papua, maka diminta kepada para sopir angkutan umum dari mana pun berasal agar lebih sering memutar lagu lagu papua, saya pikir tidak sulit anda bisa membeli di pasar atau tempat menjual DVD,CD.

“Ada sebuah pengalaman menarik saya, ketika berkunjung ke kantor Walikota Jayapura, saya mendengar lagu-lagu asal Port Numbai disana, ini satu suasana yang bagus yang menurut saya bagus. Jika di semua kantor OPD ada saat-saat tertentu diputar lagu-lagu Papua, baik akoustik maupun modern,” ujarnya.

Dalam kaitan dengan perlindungan kebudayaan papua,  Sekretaris II Dewan Adat Papua (DAP) itu berharap  kepada Gubernur Papua, Para Bupati/Walikota agar mengistruksikan kepada para sopir, Para kepala OPD, Kepala Sekolah dan Perguruan Tinggi agar ada hari hari tertentu agar wajib memutar lagu-lagu papua serta ada hari hari tertentu menggunakan bahasa daerah dalam komunikasi baik di kantor-kantor maupun di sekolah.

Dalam kaitan ini pula, Gobai kembali meminta kepada Gubernur Papua agar Taman Budaya Papua dapat diaktifkan sebagai Pusat Kebudayaan Papua. (A. GOBAI)

Tinggalkan Balasan