Ketua DPRD Tidak Diundang Saat Pelantikan Pj Bupati Paniai

JAYAPURA (BINPA) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paniai, Herman Adii mengaku tidak dihargai, karena tidak mendapatkan surat undangan resmi dari pihak eksekutif saat pelantikan Penjabat Bupati Paniai, Musa Isir yang dilangsungkan di Aula Kantor Bupati Paniai, pada Rabu lalu (23/5).

“Saya ini ketua DPRD Paniai. Tapi, tidak dihargai oleh pihak Eksekutif pada saat pelantikan Penjabat Bupati Musa Isir. Tetapi,  yang diundang hanya pihak aparat keamanan, TNI, Polri dan Brimob.  Seharusnya, semua pemangku  kepentingan di Kabupaten Pania diundang,” katanya, kepada Bintang Papua di Jayapura, Minggu, (3/6).

Ia menilai, pelantikan itu adalah illegal. Karena tidak melibatkan semua komponen masyarakat Paniai. Dan dalam pelantikan itu hanya hadir keluarga dari mantan Bupati Paniai, Hengky Kayame dan pelantikan yang dilaksanakan secara sembunyi dan tidak protokoler pemerintahan.

“Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo menghendaki dan paksakan melaksanakan pelantikan di Paniai, justru sangat merusak suasana Kamtibmas. Padahal, sebelumnya masyarakat berada dalam situasi dan kondisi yang sangat aman,” katanya.

Menurut Adii: “Sementara ini kondisi di Kabupaten Paniai, terutama masyarakatnya bersiap-siap untuk menyukseskan pesta demokrasi. Namun, berubah tiba-tiba suasana kamtibmas menjadi tidak kondusif,” katanya.

Ketua Pansus Pengurusan Karetaker dan Bupati Devinitif Paniai dari DPRD Paniai, Menase Gobay mempertanyakan Pj Gubernur menciptakan kondisi tidak kondusif Paniai ini apa yang dikehendaki Gubernur.

“Kalau berbicara berkaitan dengan aturan, sikap Gubernur sangat  tidak relevan. Karena Yohanes Youw bertugas di Paniai sebagai Plt Bupati. Bukan kemauan sendiri, melainkan sesuai aturan dan arahan yang disampaikan oleh pimpinan yaitu Penjabat Gubernur dan Lukas Enember (Gubernur Non Aktif Papua) kepada Yohanes Youw,” ujarnya.

Lebih jauh Adii menduga, penjabat Gubernur melantik Musa Isir dengan harapan agar beliau dapat menjaga netralitas dalam pemilukada Paniai mendatang, namun kelihatannya Musa Isir justru membangun sikap menyepelehkan paslon lain.

“Hingga saat ini pak Musa Isir tinggal dan tidur di rumahnya Herman Kayame (saudaranya Hengky Kayame). Inikah sikap seorang Pj Bupati Paniai. Kami terus bertanya-tanya, masyarakat jadi bingung,” katanya. (A. Gobai)

Tinggalkan Balasan