TNI Wajib Jadi Pelindung Rakyat

JAYAPURA (BINPA) – Pangdam XVII/CenderawasihMayjen TNI George Elnaldus Supit mengatakan, TNI wajib menjadi ksatria pelindung rakyat untuk menebarkan kasih di Tanah Papua.

“Jika semua itu mampu kitawujudkan, maka tepatlah tema yang diusung hari ulang tahun Kodam kali ini,” katanya dalamsambutan HUT ke-55 KodamXVII/Cenderawasih, Kamis (17/5) Malam.

HUT Kodam ke 55 bertema: “Dengan Semangat HUT ke-55 Kodam XVII/Cenderawasih, Prajurit Ksatria Pelindung Rakyat Siap Menjaga Stabilitas Keamanan dan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat GunaTerwujudnya Papua yang Aman, Damai dan Sejahtera.”

“Jadikan esensi tema tersebut sebagai suatu tekad, bahwa sekarang dan kedepan, prajurit Kodam XVII/Cenderawasih bersama seluruh masyarakat Papua senantiasa bersatu padu, bahu-membahu dan bekerja keras, menjadikan wilayah Papua lebih aman, damai dan sejahtera,” tegasnya.

Menurutnya hari ulang tahun ini menjadi pijakan penting dalam menyongsong dan melaksanakan tugas setahun berikutnya. Berbagai keberhasilan dan prestasi yang sudah dicapai Kodam ini tidak terlepas dari berbagai kekurangan. Kesemuanya itu akan memberi dampak yang hebat, jika dijadikan sebagai tolak ukur untuk semakin memantapkan kinerja Kodam XVII/Cenderawasih dalam pengabdiannya di tanah Papua.

Papua adalah bagian integral dari NKRI yang masih perlu mendapat perhatian, selain memangku garis perbatasan darat dan laut dengan Negara tetangga (PNG), Kodam XVII/Cenderawasih juga menghadapi berbagai kontijensi yang membutuhkan militansi, keunggulan moral dan etika keprajuritan yang tinggi, rela berkorban dan pantang menyerah dalam keadaan apapun, serta mampu memerankan dirinya sebagai insane teritorial, yang keberadaannya di tengah-tengah masyarakat selalu memberikan manfaat.(Karl)

Tinggalkan Balasan