di Keerom, Rastra Disalurkan Ketangan Warga

KEEROM (BINPA) – Kebijakan Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas Kesejahteraan Sosial dan Masyarakat Terisolir Kabupaten Keerom tahun 20108, menyalurkan Beras Sejahtera (Rastra) langsung ketangan  bagi Keluarga Penerima Harapan (KPH) diwilayah Kabupaten Keerom. Pendekatan itu menjawab permintaan Bupati Keerom Muh Markum.
Menurut MUH Markum penyaluran beras rastra bagi KPH di Kabupaten Keerom disalurkan langsung ke kampung- kampung,  tidak lagi melalui Distrik seperti tahun- tahun lalu. Keijakan itu sebagai antisipasi penyelewengan yang sering mencuat kepermukaan dilakukan beberapa oknum Kepala Distrik. Masyarakat sudah mengimformasikan kalau Rastra tidak sampai ditangan mereka. Sehingga, Rastra tahun ini  lebih baik diserahkan langsung ke kampung- kampung dan ketangan warga yang berhak menerima Rastra.

“Saya tidak mau lagi dengar ada Rastra i korupsi, kalau itu terjadi.  Saya akan perintahkan untuk ditanggap dan diproses sesuai dengan perbuatanya. Sudah ada berapa Kepala Distrik yang melakukan hal ini, Raastra  untuk masyarakat tetapi diambil untuk kepentingan pribadi. Makanya di tahun 2018 ini penyaluran Rastra baik keluarga penerima harapan (KPH) di Kabupaten Keerom diserahkan di kampung- kampung, bukan di Distrik,” kata Markum sebelum menyerahkan secara simbolis Rastra kepada PKH di Distrik Waris belum lama.

Dia mengingatkan kepada warga, apabila ada  bantuan bagi masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan. Warga jangan segan-segan memberi informasi dan melaporkan kepada bupati Keerom. Apakah itu dilakukan aparat pemerintah, baik itu dari Kabupaten, Distrik dan Kampung lapora saja.

 

“Saya minta mari kita bersama-sama mengawasi dan melakukan pembangunan di Kabupaten Keerom untuk kesejahteraan masyarakat. Ingat!  Dua Kepala Distrik di Keerom sudah  ditetapkan menjadi tersangka,  karena melalukan korupsi Rastra bagi  PKH di Kabupaten Keerom. Jangan sampai terulang lagi,” katanya mengingatkan. (Rhy)

Tinggalkan Balasan