Rumah Layak Huni untuk Kesejahteraan OAP

KEEROM (BINPA) – Bupati Keerom MUH Markum,  mengatakan, di tahun anggaran 2017 lalu, Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) telah membangun 218 unit rumah swadaya bagi Orang Asli Papua (OAP) yang tersebar di sejumlah distrik di Kabupaten Keerom.
Setelah selesai pembangunannya, Bupati Keerom menyerahkan kunci kepada masyarakat penerima bantuan rumah Swadaya Tahun 2018, di Kampung Kalimo, Distrik Waris, Sabtu (12/5) lalu.
“Pembangunan Rumah Swadaya bagi masyarakat untuk membantu masyarakat yang belum memiliki rumah yang layak, sehingga pemerintah memberikan perhatian bagi masyarakat Keerom dalam membangun rumah swadaya. Semua itu untuk mensejahterakan masyarakat Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Keerom,” ujarnya.
Kata MUH Markum, rumah tidak layak huni dapat dibangun atau direhap menjadi rumah yang layak huni. Bahkan ia menganggap bahwa pembangunan rumah swadaya di Kabupaten Keerom Tahun 2017, dianggap berhasil, dibandingkan dengan daerah- daerah lain yang ada di Provinsi Papua.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Keerom Drs. Edy Buntan mengatakan, untuk pembangunan rumah layak huni, terdiri 30 unit rumah swadaya masyarakat Waris, 15 unit rumah di Kampung Sach dan 15 unit rumah di Kampung Kalimo.

“30 unit rumah merupakan rumah percontohan yang ada di wilayah Distrik Waris, Kabupaten Keerom. Bahwa rumah tersebut merupakan rumah swadaya yang menghabiskan anggaran per satu unit sebanyak Rp.47.100.000,” paparnya.(rhy)

Tinggalkan Balasan