Matik Tetus Dominasi Penjualan Sepeda Motor di Papua

JAYAPURA (BINPA) – Sejak kemunculannya, motor Honda jenis skuter matik masih mendominasi penjualan sepeda motor di Papua, dan di seluruh Indonesia pada umumnya. Hal ini bisa dimaklumi, mengingat skutik memberi banyak kemudahan kepada para penggunanya.

Wendy Tenario, Kepala Wilayah Astra Motor Papua, didampingi Ronny Natsir, Manager Marketing Astra Motor Papua, mengungkapkan, dari seluruh type sepeda motor yang dipasarkannya, 60 persen penjualan ditempati oleh sepeda motor jenis skuter matik.

“Untuk jenis matik masih tetap mendominasi penjualan kita, dengan market share-nya di kisaran 60 persen,” ungkapnya kepada Bintang Papua di Abepura, Sabtu (3/5).

Dengan capaian target penjualan di Tahun 2017 yang berkisar 30 ribu unit di seluruh Papua dan Papua Barat, berarti sekitar 18 ribu sepeda motor matik terjual di Papua dan Papua Barat di tahun 2017.

Disinggung untuk target penjualan, di Tahun 2018 Astra Motor Papua menargetkan penjualan 35 ribu unit sepeda motor all item. “Target kita naik dari target tahun lalu, yang all item target kita 35 ribu unit,” ungkapnya.

Tentang capaian target, di bulan Mei ini masih belum menunjukkan tanda-tanda menggembirakan, karena kondisi perekonomian masyarakat Papua yang terkesan sedang menurun.

“Ini sangat terkait dengan kondisi perekonomian di Papua yang hingga akhir April 2018 masih belum menggembirakan,” jelasnya.

Untuk data nasional 2017 pun, skuter matik Honda juga mendominasi. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia  bahwa penjualan sepeda motor wholesales (dari pabrik ke diler) sepanjang tahun 2017 tercatat sebanyak 5.886.103 unit.

Penjualan tersebut, yang paling banyak terjual adalah Honda BeAT Series dengan total penjualan nasional 1.959.263 unit, diikuti Honda Vario Series (termasuk 110, 125, dan 150 cc) yang mencatat penjualan 1.200.287 unit, dan urutan berikutnya adalah  Honda Scoopy sebanyak 612.197 unit.(aj)

 

Tinggalkan Balasan