Diminta Data Hasil Gangguan Jaringan Internet

JAYAPURA (BINPA) – Majelis Rakyat Papua (MRP) menyurati kepada PT. Telkomsel untuk meminta keterangan dan data yang jelas terkait gangguan jaringan Internet selama sebulan di tanah Papua, terutama di Ibu kota Provinsi Papua.

“Kami sudah menyurati kepada PT. Telkomsel untuk memberikan keterangan ganggung jaringan Internet selama sebulan di Ibu Kota Provinsi Papua. Kami sudah kasih masuk surat pada tanggal 7 April 2018 di PT. Telkomsel,” Kata Ketua MRP, Timotius Murib ketika ditemui Bintang Papua di ruang kerjanya, MRP, Abepura, Selasa (8/5).

Permintaan itu bertujuan agar menjadi dasar untuk ketemu dengan Kementrian Dalam Negeri (Mendagri) dan Menpan. Untuk kembali membicarakan kepentingan rekrutmen Orang Asli Papua (OAP). Dan kembali membuka sembilan sekolah kedinasan yang sudah ditutup sejak tanggal 30 April 2018.

“Saya berharap, agar PT. Telkomsel segera memberikan data yang membuktikan terjadinya gangguan jaringan Internet  selama sebulan. Jangan hanya lantaran ganggung yang membuat kerugian bagi adik-adik yang ikut tes secara online terutama tes TNI/Polri dan sembilan sekolah kedinasan,” katanya.

Ganguan jaringan itu telah memberikan kerugian bagi masyarakat terutama adik-adik yang telah mengikuti tes.

“Kami menanyakan, ganggung internet itu, benar-benar  kerusakan dan pemutusan pada kabel optik di Kabupaten Sarmi atau ada unsur kesengajaan lain,” katanya. (A. Gobai)

Tinggalkan Balasan