Bekraf Developer Day KembangkanIndustri Digital di Jayapura

JAYAPURA (BINPA) – Untukmerintispengembanganindustri digital di Papua denganterlebihdahulumenyiapkansumberdayamanusia yang mumpuni, BadanEkonomiKreatif (Bekraf) yang  bertugasmembantupresidendalammerumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dansinkronisasikebijakan di bidangekonomikreatif, menggelarBekraf Developer Day (BDD) 2018 di Hotel Horyson Jayapura, Minggu (6/5).

Hari Sungkari (DeputiInfrastruktur BEKRAF), mengungkapkanbahwa BDD tersebutmerupakan acara unggulandariBadanEkonomiKreatif, yang tujuannyamenggalangkomunitasprogramers yang berkaitandengan digital.

“Salah satunyaadalahmewujudkanvisinegara digital ekonomitahun 2020,” ungkapnyakepadawartawan di Jayapura, Minggu (6/5).

Dikatakan, Tahun 2018 merupakantahunketigadigelarnya BDD sejakBekrafdibentukPresiden Jokowi padaJanuari 2015.

Antusasme para pengembangaplikasiataupun game menggunakanteknologi digital di Jayapura, menurutnyasangattinggi, yang terlihatdaripesertaBekrafDevelopmen Day yang diikutisekitar 300 pesertadarikalanganpeajardanmahasiswa.

“Tujuanakhirnyaadalahakanbanyakmuncultokoh-tokoh, usaha-usahabarudibidang digital yang lahirdaridaerah Papua sendiri,” jelasnya.

Di kesempatansama, RestogKusuma (DirekturAksesPerbankanBekraf), mengungkapkanbahwapihaknyamembantuuntuk para pelakuekonomikreatifdapatmudahmendapatkanakseskeperbankan, jikamembutuhkantambahan modal.

“Jadi kami ling-kanpelakuekonomikreatifdenganperbangkan,” ungkapnya.

MenurutnyaBekraf juga menyediakan program bantuaninsentifpemetintah, yang bisadimanfaatkanpelaku-pelakuekonomikreatif di Papua,” ungkapnya.

Dan gunamembantumunculnya developer-developer baru di Indonesia dan di Jayapura khususnya, pihakBekraf juga menghadirkan COO Dicoding Indonesia, Kevin Kurniawan yang ber-platform website, yang memiliki member hampir 10 ribu.

Rudolf LodewykKaitanusselakupimpinan OS 17 Community, yang merupakansalahsatukomunitaspengembangkreasidigitas di Kota Jayapura mengungkapkanharapannya, melaluiBekrafDevelopmen Day, anak-anak Papua juga bisamajudantidaktertinggaldengandaerah-daerah lain di Indonesia.

“Kami bertharapadapembinaansehingga kami di Papua juga bisamajudibidangekonomi digital, yang bisaberdampakpadamasyarakatlokalmaupunnasional. Sehinggabudaya-budayalokaltidakhilangdanbahkanbisadiangkatmelaluidunia digital ini,” harapnya.(aj)

Tinggalkan Balasan