SMAN 4 Jayapura Lulus 100 Persen

JAYAPURA (BINPA) – Tingkat kelulusan SMA Negeri 4 Jayapura pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2017/2018 mencapai 100%.

Dari 607 siswa/i yang terdaftar pada UNBK, dua di antaranya tidak mengikuti ujian, karena satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengundurkan diri, sehingga 605 siswa/i dinyatakan lulus 100%.

Kepala Sekolah SMAN 4 Jayapura, Laba Sembiring mengatakan, sekolah yang dipimpinnya bukanlah tujuan hidup, tetapi hanya persinggahan, anak tangga, dan batu loncatan.

“Apa yang dilaksanakan di hari ini merupakan langkah awal untuk sesuatu yang kamu impikan dalam meraih cita-cita kalian di masa sepuluh tahun yang akan datang,” katanya, saat pelepasan dan penyerahan siswa/i kepada orangtua, di auditorium Uncen, Abepura, Kota Jayapura, Kamis (3/5).

Sesuai tema perpisahan, “Pergilah untuk Tanah Air Tercinta dan Bangsa Memanggilmu untuk Memberi Warna bagi Bangsa”, lanjutnya, para alumni harus dapat mewarnai bangsa, dan menyongsong generasi emas sepuluh tahun ke depan.

“Walaupun engkau (alumni) terbang setinggi apapun, melangkah ke benua manapun, SMAN 4 tetap bagian yang menggores tinta emas hidupmu. Oleh karena itu, jangan lupa pada almametermu,” katanya.

Sebanyak 58 siswa/i kelas XII SMAN 4 lulus SBMPTN dan diterima di beberapa universitas negeri di Indonesia.

Sementara itu, Gabriel Aprilyani Sibata Namba, dari program studi MIPA memperoleh nilai tertinggi dengan nilai rata-rata 82,63 dan Goldian Roganda Gurning nilai rata-rata 82,13 serta Orlando Hutapea nilai rata-rata 81,25. Sedangkan dari program studi IPS, Anissa Soeharto Putri nilai rata-rata 68,63, Angel Ivana Supit 66,25 dan Mutiara Dewi Permatasi 62,75.

Orlando Hutapea mewakili kelas XII SMAN 4 mengaku bangga dan puas dengan kelulusannya dan dapat membawa nama baik keluarga dan memuliakan Tuhan. Hal ini dinilainya, bukan semata-mata mengandalkan keberuntungan, tetapi dengan belajar yang intensif.

“Bagi saya ini merupakan hari terakhir dengan teman-teman dan guru-guru semua. Kami sudah berjuang hingga saat ini, terima kasih untuk bapak/ibu guru,” katanya.(KARL)

 

Tinggalkan Balasan