Keerom Urutan ke- 2 Endemik Malaria

KEEROM (BINPA) – Untuk prestasi pada pelayanan kesehatan pada Dinas Kesehatan yang ada di seluruh Provinsi Papua Tahun 2018, Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom peringkat ke- 8 dari 29 kabupaten/kota di seluruh Provinsi Papua. Dari hasil prestsi telah memuaskan Karena  Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom masih berada dalam 10 besar.
Namun beberapa hal yang perlu digarisbawahi bersama, bahwa Kabupaten Keerom urutan ke- 2 endemik malaria dari seluruh kabupaten /kota yang ada di Provinsi Papua, setelah Kabupaten Mimika yang  Endemik  Malaria urutan pertama di Provinsi Papua.
Hal dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg. Aloysius Giay kepada wartawan saat ditemui usai mengikuti Rapat Kerja Daerah Kesehatan Kabupaten Keerom di Hotel @Hom di Abepura, Minggu lalu.

“Dengan endemik malaria di Keerom yang sangat tinggi, sehingga menimbulkan penilaian Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom kurang baik dan beberapa penyakit dari sanitasi lingkungan. Oleh karena  itu hal ini menjadi perhatian dari pemerintah Kabupaten Keerom dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom untuk menekan angka endemik  malaria di Kabupaten Keerom,”ungkap Giay.
Kata Giat, untuk menuju eliminasi karena  malaria menjadi penilaian pertama di tahun 2020, 2025 dan tahun 2030 seluruh Kabupaten/Kota wajib eliminasi malaria di Provinsi Papua.

“Saya yakin dan percaya, dengan langkah-langkah seperti ini ada langkah yang dilakukan,” lanjutnya.
Selain itu, dalam Raker Kesehatan Nasional maupun Raker Provinsi Papua ada tiga hal yang ditekankan yang pertama, penaganan gizi buruk wajib untuk menyusun program- program yang nyata, jelas.

Kedua, pencegahan dan pengobatan tuntas, perumahan sehat, air bersih, jambanisasi, makana dan asupan gizi. Bahkan cakupan Imunisasi yang menjadi perhatian bagi petugas kesehatan.

“Baru- baru saya digemparkan kasus Asmat, karena  sebelum- belumnya tidak diwanti- wanti. Sehingga ini menjadi perhatian kita semua. Jangan sampai terjadi lagi Gizi Buruk di Papua,” pungkasnya. (rhy)

Tinggalkan Balasan