Akademis : Kota Jayapura Akan Mengalami Banjir Besar

ABEPURA (BINPA) – Menurut akademis, Eka Kristina Yeimo, S.Pd, M.Si yang merupakan Dosen Program Studi Geografi di Uncen, Kota Jayapura akan mengalami banjir besar, kalau tidak ada penangangan atau pencegahan dari pemerintah, seperti di beberapa daerah yang menjadi rawannya banjir.

“Saya berharap kepada Pemda Kota dan Provinsi Papua agar bisa melihat beberapa tempat yang menjadi rawan,” ungkapnya Yeimo Kepada wartawan, Kamis (15/03/18) Abepura.

Ia mencontohkan, dari hasil penelitiannya di sekitar Kali Acai, ia pernah mengambil sampel Kali Acai sebagai bahan skripsinya yang menunjukkan sudah sangat kritis.

“Tapi, saya berterimakasih kepada Pemda yang sudah merawat dan membersihkan kali acai, hingga sudah mengurangi  banjir yang sangat besar,” jelasnya.

Kata dia, ia berharap, pemda harus mengagendakan untuk hidupkan kembali gerakan menanam pohon  di tempat rawan banjir.

Menurutnya, ada beberapa titik yang menjadi tempat rawan terjadinya banjir dan longsor di Kota Jayapura, yaitu perumahan Entrop, SMA 4 Entrop, Kotaraja, Pasar Youtefa, Organda, dan Perumnas 4.

“Ini wilayah yang menjadi rawan terjadinya banjir ketika  terjadi hujan,” ungkapnya.

Menurutnya, penyebab utama terjadinya banjir ialah kurangnya penyerapan air tanah, misalkan gundulnya hutan karena tidak ada pepohonan.

Akibatnya, sungai dan selokan tersumbat dan menyebabkan air meluap. Kesadaran masyarakat yang sangat minim untuk menjaga lingkungannya juga berakibat fatal.(Alex Gobai)

Tinggalkan Balasan