Warga Pasar Swadaya Perbaiki Ruas Jalan

ABEPURA (BINPA) –  Sejumlah warga pasar Youtefa yang berdagang di Pasar Youtefa secara swadaya memperbaiki ruas jalan di lingkungan Pasar Youtefa. Swadaya memperbaiki ruas jalan dilingkungan Pasar itu, warga melakukannya karena ruas jalannya semakin rusak dan menghambat akses para pedagang serta  pembeli melintasi jalan-jalan yang rusak itu.

Pedagang pasar yang mengaku bernama Usmand Payung menggerakan partisipasi sesama warga Pasar secara swadaya memperbaiki sejumlah ruas jalan yang semakin rusak dengan menurunkan dua truk pasir, Selasa (13/3). Kerusakan ruas jalan itu akibat tergerus hujan dan pemerintah menurut warga tidak kunjung merehabilitasi ruas-ruas jalan itu.

“Saya membeli pasir dengan menggunakan uang pribadi untuk kepetingan umum. Karena aktivitas warga pasar sangat terganggu ketika aktivitas jual-beli berlangsung. Kasihan kalau ruas jalannya rusak dan dibiarkan begitu saja,”  katanya kepada bintangpapua.co.

Dia berharap sesama warga pasar ikut berpartisipasi bersama-sama memperhatikan dan memperbaiki fasilitas umum di dalam Pasar. Kalau warga menunggu Pemerintah pasti prosesnya lama. Maka, kalau warga melakukan secara swadaya masalah ruas jalan seperti ini bisa teratasi.

Pensiunan anggota TNI itu berharap  pemerintah  bisa menengok situasi yang terjadi di Pasar Youtefa. Kondisi Pasar sangat memprihatinkan. Lapak-lapak yang tersedia membutuhkan sentuhan tangan pemerintah, karena belum layak, mana ruas jalan-jalan becek.

“Ya kami berharap pemerintah segera perbaiki ruas—ruas jalan yang rusak dan menyediakan lapak-lapak yang memenuhi syarat sebagai Pasar,” katanya.

Salah satu pedagang sayur Nyonya Ros mengaku berterima kasih kepada warga pasar yang ssecara swadaya memperbaiki ruas-ruas jalan di Pasar Youtefa. Para pedagang memperbaiki ruas jalan dikerjakan dengan baik dan sangat membantu warga Pasar.

“Kami warga petani akan menderita sekali kalau kondisi Pasar kurang baik. Mau berjualan hasil panenan di pasar pasti terhambat akibat ruas jalannya rusak. Kami merasakan dari sejak 2012 lalu sampai 2018 tempat jualan masih tetap seperti semula. Kami berharap pemerintah bisa memperbaiki ruas jalan supaya tidak becek dan menyediakan lapa-lapak yang memenuhi syarat,” katanya.  (Alex Gobai).

 

 

 

Tinggalkan Balasan