MOU Antara Polda dan Uncen Dibatalkan

JAYAPURA (BINPA) –   Memory Of  Understanding (MOU) atau kesepakatan kerjasama antara Polda Papua dengan Universitas Cenderawasih (Uncen) yang di tandatangani bersama Kapolda Papua,Irjen Pol. Boy Rafli Amar dan Rektor Uncen, Apolo Safando pada Selasa (6/38) lalu dibatalkan kembali. Pembatalan MoU itu buntut dari aksi demonstrasi yang dilakukan Mahasiswa yang menolak MOU tersebut.

‘’Setelah pihak Uncen berdialog dengan Senat  Mahasiswa Uncen  dan koordinator  aksi demonstrasi yang terjadi di Gapura Uncen Perumnas III Waena. Dimana pada kesempatan itu, mereka menyampaikan penolakan terhadap MOU tersebut dan dalam pertemuan tersebut. Saya akan melakukan kajian kembali terhadap dampak-dampaknya,’’ kata Rektor Uncen,Apolo Safanpo kepada wartawan dalam jumpa pers,  Selasa,(13/3).

Dia mengaku setelah melakukan kajian terhadap dampak yang mungkin akan terjadi  dari MOU tersebut  dan setelah berkoordinasi dengan pihak Polda Papua. Maka MOU itu secara resmi dibatalkan.

‘’MOU itu penting dan menjadi dasar hukum untuk melakukan kerjasama yang bisa memberikan kontribusi,kompetensi dan wawasan kepada mahasiswa Uncen,terutama mahasiswa fakultas hukum dalam penanganan proses-proses hukum,baik pidana maupun perdata,” katanya.

Menurutnya makna MOU  itu seharusnya Mahasiswa Uncen bisa melakukan praktek dilingkungan Polda Papua atau sebaliknya anggota kepolisian bisa melanjutkan pendidikan dengan kelas khusus di Uncen dengan konsep kerjasama.

Di jelaskannya MOU tersebut penting namun aktivitas akademik dan non-akademik  dalam kampus juag penting sehingga perlu ada kebijakan untuk mengatasi masalah demonstrasi aksi pemalangan gapura kampus Uncen  atas yang membuat seluruh kegiatan di Uncen menjadi terganggu.

‘’Sisi lain MOU itu untuk menciptakan kenyamanan dan menciptakan suasana akademik yang kondusif, itu  pertimbangan yang sangat serius. Karena dengan begitu semua proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik  dan atas pertimbangan tersebut. Kami juga telah berkordinasi dengan pihak Polda,maka MOU tersebut dibatalkan,’’ katanya. (Karl)

Tinggalkan Balasan