Harga Sembako dan Cabe Naik

Abepura, (BINPA) – Akibat hujan yang terus-menurus mengguyur  di Kota Jayapura mempengaruhi  harga sembako dan bumbu-bumbu dapur merangkak naik. Kenaikan harga yang sangat signifikan terjadi pada harga cabe naik berkisar dari Rp 60.000  hingga 120.000 per kilogram.

“Harga cabe sudah naik,  perkilo berkisar antara Rp 60-120 Ribu. Tergantung jenis Cabe,” kata Nita, salah seorang pedagang cabe di Pasar Youtefa, Abepura, Selasa, (13/3).

Dia mengaku harga sebelum hujan terus menerus setiap hari masih bisa terjangkau. Kini harga cabe mulai melambung. Karena, para petani biasanya tidak bisa menanam atau memanem cabenya.

“Cek saja kebenarannya masing-masing pedang, pasti  harga Cabe kecil Perkilo sudah berkisar 120 Ribu rupiah, Cabe Padang  dan besar Perkilo sekitar 60 Ribu rupiah, sementara harga tomat perkilo 25 ribu rupiah. Sebalum hujan harga berkisar antara 20 ribu sampai 80 ribu rupiah,” katanya.

Salah satu pembeli yang mengaku bernama Titi terkejut dengan harga Sembako dan bumbu dapur sudah melambung lagi.  “Saya sangat kaget kok harga semakin melambung saja bumbu-bumbu dapur. Tapi mau bagaimana lagi, karena kebutuhan ya mesti membeli,’ ujarnya.

Dari data yang dipantau media ini, komoditi yang harganya tetap stabil hanya daging, seperti daging  babi tetap perkilogram seharga 120.000 ribu rupiah. Walau, komiditi daging babi ini tampaknya hanya kelas ekonomi menengah yang bisa membeli daging babi. (Alex Gobay)

 

Tinggalkan Balasan