Pemprov Desak Kementrian Perindustrian Bangun Pabrik di Papua

JAYAPURA (BINPA) – Kementerian Perindustrian didesak untuk segera membuka pabrik di Papua, seperti diketahui Papua banyak memiliki bahan olahan hasil bumi dengan kualitas baik, misalnya pada komoditi olahan diantaranya kayu, minyak kelapa, ikan, beras dan lain sebagainya.

Hal ini disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat Sekda Provinsi Papua, Elia Loupatty usai apel pagi di halaman kantor Gubernur, Senin 12 Maret 2018.

Menurutnya pada saat rapat di Lombok, beberapa waktu lalu pihaknya telah menyatakan bahwa kementerian perindustrian bisa melihat peluang yang ada di Papua, karena Papua memiliki tanah yang luas.

Persoalan tanah menuruntnya memang sering menjadi kendala di Papua, namun hal itu bisa di bicarakan bersama dengan pemilik hak ulayat setempat.

“Misalnya para investor tidak harus membeli tanah di Papua tetapi bisa bekerjasama dengan pemilik hak ulayat, sehingga pemilik hak ulayat bisa mendapatkan pendapatan dengan berdirinya pabrik dan juga tentu bisa bersama-sama menjaga pabrik tersebut,” kata Elia Loupatty.

Disampaikannya Pemprov Papua mempersilahkan investor untuk membuka pabrik apa saja, mulai pabrik berskala kecil, menengah hingga pabrik yang berskala besar.

Apalagi menurutnya di Papua memiliki banyak  peluang untuk dilakukan ekspor yang sangat bagus, dan pihaknya yakin beberapa negara jika melihat hasilproduksi Papua akan puas.

“Sudah saatnya ada pabrik di Papua di tahun 2018 atau 2019 dan harus di dorong dari Kementerian Perindustrian,” katanya.

“Jadi sy pikir pabrik apa saja sudah harus ada di Papua, seperti misalnya bidang industri beras, roda dua dan empat, masa kita tidak bias punya pabrik,” katanya lagi.

Sementara jelas Elia, untuk komoditi seperti kayu, Papua memiliki jumlah kayu yang banyak dan bisa dimanfaatkan menjadi funiture yang berkualitas dunia.

“Kayu kita luar biasa banyak, sesuai keinginan pembeli, dan tidak perlu diragukan kualitasnya, pabrik ini penting sekali dan di butuhkan kerjasama dengan semua pihak,” terang dia. (Munir

Tinggalkan Balasan