BPK RI Perwakilan Papua, Masuk Keerom

KEEROM (Binpa) – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI), Perwakilan Papua, Sejak hari Senin 12 Maret hingga tanggal 4 April 2018 yang akan datang melakukan pemeriksaan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom khusus untuk Tahun Anggaran 2017. Pemeriksaan keuangan pemda Keerom pada Tahun Anggaran  2017 tersebut akan dilakukan secara rinci oleh BPK.

Oleh kerana itu, sesuai petunjuk Bupati Keerom MUH Markum, selama pemeriksaan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Papua kurang lebih selama 35 hari, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda Kabupaten Keerom tidak di izinkan untuk meninggalkan tempat tugas.

Hal itu dikemukakan, Sekertaris Daerah (Sekda), Kabupaten Keerom, Drs. Blasius Waloyo Sejati, MM, kepada wartawan saat ditemui diruang kerjanya, Senin (12/3) kemarin.

“ Dalam pemeriksaan keuangan pemda Kabupaten Keerom Tahun Anggaran 2017, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak diperbolehkan meninggalkan tempat tugas selama BPK melakukan pemeriksaan,”ungkapnya.

Menurut Blasius, ‘apabila ada beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemda Kabupaten Keerom yang akan melakukan perjalanan dinas keluar daerah, dan  tidak melaporkan diri, dan baru melapor setelah tiba ditempat tujuan perjalanan dinasnya, maka saya menganggap pimpinan OPD tersebut tidak memiliki etika dan tidak memiliki moral sebagai seorang pemimpin,”ujar Sekda dengan nada kecewa.

‘Bahkan, tutur Sekda, ada pimpinan OPD yang melaporkan diri melalui SMS pada jam 12 malam, bahwa dirinya akan berangkat besok pagi keluar daerah dengan keperluan dinas. Saya tidak habis pikir hal ini bisa terjadi. Kenapa modus- modus seperti ini terus terulang kembali ?. Saya katakan apa yang dibuat oleh pimpinan pastinya akan di contoh oleh anak buah. Kalau berbuat baik, pasti bawahan akan senang. Untuk itu hal- hal seperti itu jangan terulang lagi,”jelasnya. (rhy)

 

Tinggalkan Balasan