Warga Diminta Bekerjasama Dengan Polisi

SENTANI (BINPA) – Kapolsek Sentani Kota, Kompol Hakim Sode, SH., MH beserta anggota Bhabinkamtibmas melakukan peninjauan di lokasi banjir yang kembali terjadi di BTN Gajah Mada Yahim Sentani, Sabtu (10/03) pekan kemarin.

Kapolres Jayapura, AKBP. Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si melalui Kapolsek Sentani Kota Kompol Hakim Sode, SH.,MH dalam rilisnya mengatakan, pihaknya sengaja menugaskan anggota Bhabinkamtibmas di perumahan tersebut agar laporan dan keluhan-keluhan masyarakat dapat ditampung dan disampaikan kepada polisi.

Selanjutnya akan diteruskan kepada Kapolres, jalan terbaik untuk permasalahan ini ada dua solusi, yakni silahkan masyarakat apabila ada yang mengetahui posisi atau nomor HP dari developer atau staf-staf agar disampaikan kepada pihaknya, khususnya penyidik Polres yang menangani masalah ini dengan tujuan agar keberadaan developer sebagai penanggung jawab dapat dilacak.

Dikatakan, nanti warga masyarakat bersama anggota polisi meminta bantuan kepada donatur-donatur atau pihak Pemda agar menyediakan Alkon (Alat Pompa Air) untuk menyedor air yang menggenangi perumahan ini.

Disebutkan, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Sentani hingga mengakibatkan kembali terjadi banjir di BTN Gajah Mada Sentani, hal ini juga banyaknya tumpukan sampah di kali samping BTN sehingga air tidak mengalir dengan baik dan meluap ke dalam pemukiman.

Melihat hal tersebut Kapolsek Sentani Kota lakukan peninjauan lokasi banjir dengan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sentani Kota yang sebelumnya sudah tiba duluan di BTN Gajah Mada guna melakukan koordinasi dengan warga  yang terdampak.

Tambah Kapolsek, kunci dari permasalahan ini adalah pihak developer, pihak bank dan warga harus duduk sama-sama untuk mencari solusi.

“Kami pihak kepolisian siap memediasi, kami dari Polsek Sentani Kota sebagai perpanjangan tangan dari Polres Jayapura akan terus memberikan harapan dan semangat serta membantu masyarakat dalam bencana ini dimana kehadiran kami juga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.(yft/aj)

 

 

Tinggalkan Balasan