Satgas Yonif 212/MC, Gelar Pengobatan Massal di Wambes

KEEROM (BINPA) – Masih minimnya tenaga kesehatan disepanjang perbatasan antara RI- PNG, membuat Satgas Pamtas Yonif 121/MK terpangil untuk membatu beban masyarakat. Sala satunya adalah melakukan pelayanan kesehatan atau pengobatan Massal secara gratis di Kampung Wambes, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Sabtu (10/3).

Komandan Satgas Yonif 121/MK melalui Perwira Teritorial (Pater) Satgas Yonif 121/MK Lettu Inf Elias Sinaga mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan saat ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu dan sangat membutuhkan perhatian khuhus, sehingga kehadiran Satgas diwilayah ini untuk membantu masyarakat. Selain tugas pokok menjaga keutuhan NKRI, tetapi juga memiliki tugas teritorial.

“ Pada kesempatan yang baik ini saya selaku Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 121/MK merasa terpanggil untuk membatu kesulitan masyarakat Indonesia disepanjang garis- garis perbatasan RI- PNG yang membutuhkan perhatian. Karena waktu untuk melaksanakan tugas menjaga wilayah perbatasan ini hanya sembilan bulan.  Dengan memanfaatkan waktu yang singkat ini, kami ingin keberadaan kami berguna bagi masyarakat diwilayah perbatasan.

Tugas kami tidak hanya semata- mata menjaga perbatasan negara, namun kami juga mengemban tugas teritorial dimana tugas terirotial bersentuhan langsung dengan masyarakat. Salah satu bentuk teritorial adalah kegiatan Bhakti Sosial berupa pengobatan massal gratis bagi masyarakat,” tuturnya kepada Bintang Papua melalui press realisnya, Sabtu (10/3).

Kegiatan pengobatan massal ini mendapat respons posotif dari masyarakat setempat dan merasa bersyukur dan berterima kasih atas kegiatan pengobatan massal gratis yang diselanggarakan oleh Satgas Yonif 121/MK.

“Engelina mengucapkan, Terima kasih kepada bapak- bapak yang telah melayani kami, karena keterbatasan petugas kesehatan sehingga sangat sulit jika akan berobat,”katanya.

Pada pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh Satgas Yonif 121/MK di Kampung Wambes, Distik Manem, Kabupaten Keerom, sebanyak 200 orang yang berobat, mulai dari Dewasa, Balita, Lansia hingga wanita hamil . (rhy)

 

 

Tinggalkan Balasan