Pencaker Tembus Angka 14.355

JAYAPURA – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Jayapura, Djoni Naa, mengatakan, jumlah pencari kerja (Pencaker) saat ini di Kota Jayapura sebanyak 14.355 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 7.001 orang non asli Papua dan 7.354 orang adalah orang asli Papua (OAP).

“Jadi jumlah Pencaker OAP lebih banyak dari non OAP,” ungkapnya kepada Bintang Papua di Kantor Dinas Otonom Pemerintah Kota Jayapura, Jumat (9/3).

Ditegaskannya, jumlah Pencaker tersebut merupakan Pencaker yang terdaftar secara resmi, yang mana mereka mengurus Kartu Kuning di Disnaker Kota Jayapura, sedangkan yang belum terdaftar secara resmi diperkirakan juga mencapai ribuan orang.

Tingginya angka Pencaker tersebut tidak lain dikarenakan sektor pembukaan lapangan pekerjaan baru tidak sebanding dengan jumlah Pencaker yang ada. Termasuk Pencaker lebih memilih menunggu dilaksanakannya penerimaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan ada yang tidak berusaha menciptakan lapagan kerja sendiri.

Kondisi ini tentunya, dari sisi sosial ekonominya berdampak pada pola kehidupan yang tidak berimbang, akibatnya bisa saja berujung pada berbagai aksi tindak pidana di masyarakat.

Sebab itu, solusinya adalah bagaimana upaya semua pihak untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru yang dapat menyerap tenaga kerja, disamping itu pula harus ada upaya dari pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat untuk memperbanyak berbagai pelatihan-pelatihan keahlian bagi para Pencaker sehingga mampu ketika selesai lulus pelatihan Pencaker tersebut dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru.(Nls/aj)

 

Tinggalkan Balasan