Kuasa Hukum Omtob Ajukan Sejumlah Keberatan

Sidang penyelesaian sengketa calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Mimika Tahun 2018. Foto: Ricky

TIMIKA, BINPABertempat di Sekretariat Gakumdu di jalan Yos Soedarso, Senin (26/2), Panwaslu Kabupaten Mimika menggelar sidang Musyawarah Penyelesaian Sengketa Pilkada yang digugat oleh Pasang Calon Eltimus Omaleng, SE. MH dan Johanis Rettob, S. Sos. M.Si (Omtob).

Hadir dalam pertemuan tersebut, Pimpinan Musyawarah Tonny Agapa, Anggota Musyawarah Johanis Wato dan Imelda Ohee, beserta Paslon Omtob didampingi kuasa hukum Omtob Marvey Dangeubun, SH. MH, Daud Bunga, SH, Iwan Anwar, SH, Ruben Hohakay, SH, Anselmus Serat, SH.

Dalam sidang, Kuasa Hukum Omtob Zulkarnain Yunus Cs. menyampaikan keberatan atas keputusan KPU Kabupaten Mimika yang dinilai sengaja mengagalkan Paslon Omtob lantaran  ijazah SMP Walio yang digunakan oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng, SE. MH Tidak Memenuhi Syarat (TMS) Lantaran sekolah yang dimaksud telah lama tutup, serta dengan sengaja meloloskan salah satu Paslon karena ada hubungan saudara.

Selain itu ada beberapa keberatan, diantaranya, dukungan KTP yang sudah melebihi KTP yang dikeluarkan oleh Disdukcapil, selanjutnya tim kuasa hukum Omtob mempertanyakan Abdul Muis yang pernah menjabat sebagai Bupati Mimika periode lalu dan kini mencalonkan diri sebagai Wabup berpasangan dengan Hans Magal, S. IP, karena bertentangan dengan PKPU RI.

Sebanyak 9 tuntutan yang disampaikan oleh Kuasa Hukum Omtob diantaranya, mengabulkan permohonan penggugat untuk seluruhnya.

Yakni, menyatakan batal dan tidak mempunyai kekuatan hukum surat Keputusan KPU Kabupaten Mimika no. 05/HK.03.I-Kpt/9109/KPU Kabupaten Mimika tentang penetapan Pasangan calon dalam pemilihan Bupati dan wakil Bupati.

Selain itu, juga menyatakan KPU Kabupaten Mimika telah melakukan tindakan melawan hukum, menyatakan kandidat Omtob memenuhi syarat sebagai calon Bupati dan wakil bupati, dan memerintahkan KPU Kabupaten Mimika untuk membuat surat keputusan baru yang menyatakan Pasangan Omtob sebagai calon Bupati dan wakil bupati Kabupaten Mimika.

Bahkan, gugatan Omtob juga meminta agar sejumlah pasangan yang sudah ditetapkan sebagai calon untuk dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai calon bupati dan wakil bupati.

Yaitu, pasangan HAM Magal, S. IP-Abdul Muis, ST. MM, pasangan Robertus Waraopea SH.-Albert Bolang, SH. MH, pasangan Wilhelmus Pigai-Athanasius Allo Rafra, SH. M.Si, dan pasangan Petrus Yanwarin-Alpius Edoway.

Usai pembacaan tuntutan, dan memberikan waktu kepada kuasa hukum KPU Mimika,  namun pihak kuasa hukum menyatakan belum menerima berkas keberatan Paslon Omtob.(Jrl/aj)

Tinggalkan Balasan