Enam Kabupaten Belum Serahkan Data Guru

Seorang guru tengah mendampingi salah satu anak muridnya di SD Negeri 1 Arsopura. Foto: ITH

JAYAPURA, BINPA – Asisten III Bidang Umum Setda Prosinsi Papua, Elysa Auri mengatakan bahwa enam kabupaten/kota belum menyerahkan data pengalihan guru ke provinsi.

Dikatakan, hal itu menjadi salah satu kendala dalam memproses gaji guru SMa/SMK yang ada di 28 kabupaten dan satu kota.

“Hasil verifikasi data di Provinsi banyak data yang dianggap cacat karena banyak data ganda, data guru yang pensiun serta data guru yang telah meninggal dunia,” kata Elisa Auri kepada wartawan di Jayapura, Senin (26/2/2018). 

“Makanya saya imbau kepada kabupaten-kabupaten untuk tidak menghentikan gaji guru di wilayah masing-masing sampai nanti hak-hak para guru ini sudah keseluruhannya ada di provinsi,” sambungnya.

Dikatakan juga, sesuai amanat undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah terkait urusan pengelolaan pendidikan menengah (SMA-SMK), Pemerintah Papua resmi mengambil alih pengelolaan baik personil, pendanaan, prasarana dan dokumen (P3D) SMA/SMK dari 29 kabupaten/kota. Sebanyak 4.922 guru yang tersebar di 228 SMA, dan SMK 148 yang dialihkan ke provinsi.

Meski begitu untuk Kabupaten Jayapura, pihaknya memastikan pekan ini Pemerintah Papua akan membayarkan gaji ratusan guru di Kabupaten Jayapura pasca pengalihan guru dari Kabupaten/Kota ke Provinsi pada tahun 2017.

“Hingga bulan Februari 2018, baru dua daerah yang terproses yakni Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, untuk Kota Jayapura sudah 100 persen sementara Kabupaten Jayapura saat ini masih kami proses dan kemungkinan akan mulai pembayaran besok, Selasa (27/2/2018),” tutupnya. (Munir/aj)

Tinggalkan Balasan