430 Calon Guru Honor Ikuti Seleksi

Bupati Keerom MUH Markum saat menberikan arahan di tengah- tengah calon guru Honor Daerah Kabupaten Keerom di SD Inpres Swakarsa, Senin (26/2). Foto: Rahayu

KEEROM, BINPAPemerintah Daerah Kabupaten Keerom melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Keerom menyeleksi 430 calon tenaga guru honor daerah tahun anggaran 2018 untuk dapat diangkat menjadi Guru Honor Daerah.

Hal itu, khususnya tenaga guru PAUD, SD, SMP/MTs di wilayah Kabupaten Keerom. Pada kesempatan itu, Bupati Keerom MUH Markum mengemukakan, bagi tenaga guru yang telah diterima menjadi tenaga honor pengajar di Kabupaten Keerom harus mau bersedia ditempatkan dimana saja, walaupun itu ditempatkan di wilayah Distrik Towe.

“Jangan bilang siap di sini, tetapi pada saat penempatan tidak ada yang mau,” tegas Markum pada pertemuan di SD Negeri Swakarsa, Senin (26/2) kemarin siang.

Akan tetapi, pihaknya akan mencari format yang terbaik, bisa saja setiap satu tahun diroling.

Kata Markum, banyak guru yang tidak malaksanakan tugas dengan baik dan ada tenaga guru yang masih bermalas- malasan dan tidak ada niat untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Keerom.

“Apabila tenaga honor telah diterima dan hanya seminggu melaksanakan tugas dan kembali ke kota dan tidak melaksanakan tugas lagi. Saya akan ganti dan menggantikan pada tenaga lain yang mau bekerja,” tandasnya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Keerom Drs. Emanuel Yopeng mengatakan, pihaknya akan mengambil 177 orang tenaga guru honor dari 430 orang calon tenaga honor yang mengikuti seleksi.

“Untuk hari pertama ini, dimulai dengan tes tertulis bagi calon guru Honor Daerah Kabupaten Keerom Tahun 2018. Besoknya tes wancara. Dari hasil nantinya akan diumukan oleh panitia,” jelasnya.(rhy/aj)

Tinggalkan Balasan