Program Kelompok Tani Wanita Masuk Program Keberpihakan

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Jayapura, Adolf Yokhu, SP, MM sedang panen perdana sayur secara simbolis di Toware, Rabu (21/02). Foto: Yan Piet

SENTANI, BINPAProgram kelompok tani wanita yang fokus mengusahakan kebun sayur merupakan salah satu program keberpihakan dari Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Jayapura.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Jayapura, Adolf Yokhu, SP, MM saat melakukan panen sayur secara simbolis milik Kelompon Tani (Poktan) Wanita Cempaka, Kampung Kwadeware, Distrik Waibu, di Toware, Rabu (21/02) lalu.

“Membangun masyarakat tidak hanya melalui bidang infrastruktur tetapi juga perlu adanya ketersediaan pangan berupa sayur-sayuran untuk komsumsi gizi keluarga,” ujar Adolf kepada Bintang Papua, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (22/02) kemarin.

Dikatakannya, kelompok tani wanita serupa, juga telah dibentuk pada beberapa kampung, hanya saja penanganannya belum serius dan anggota kelompok juga tidak memberikan dukungan penuh terhadap pengelolaan kebun sayur.

Untuk itu, pihaknya kedepan terus memberikan informasi kepada kelompok-kelompok tani yang ada di Kabupaten Jayapura untuk mengembangkan kebun sayur.

“Kebun sayur yang dikembangkan, selain untuk mencukupi kebutuhan komsumsi keluarga tetapi juga bisa di jual untuk meningkatkan ekonomi. Dengan demikian, kemapanan ekonomi keluarga akan menjadi nyata,” pungkas Kadis TPH.

Menurutnya, Kabupaten Jayapura diminta untuk menyuplai ketersediaan sayur-mayur pada saat pelaksanaan PON XX tahun 2020 di Papua. Oleh sebab itu, petani sayur di harapkan kedepan terus mengembangkan kebun sayur supaya ada tahun 2020 ketersediaan sayur cukup untuk di komsumsi peserta PON XX.

Di tempat terpisah, Ketua Poktan Wanita Cempaka Kampung Kwadeware Distrik Waibu, Mama Marwery menuturkan, kebun sayur yang di kembangkan kelompoknya adalah binaan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Jayapura.

“Karena kami sebagai binaan dari dinas maka untuk panen perdananya kami minta untuk dinas yang melakukan secara simbolis. Terima kasih kepada Bapa Kepala Dinas yang bisa hadir memanen simbolis sayur di kebun kami,” pungkasnya.

Ditambahkan, dirinya mewakili semua anggota kelompok tani wanita empaka mengharapkan supaya dinas tidak menghentikan perhatiannya pada panen pedana tetapi terus memberikan perhatian dan pendampingan bagi kelompoknya.

“Kami sudah berkomitmen bahwa kebun sayur di kampung kami ini melalui kelompok tani wanita akan kami kembangkan, baik luas kebin, jumlah jenis sayur dan minta bertani kami,” ucap ibu Marwery. (yft/aj)

Tinggalkan Balasan