Pengelolaan ADD dan ADK Harus Sesuai Aturan

Ilustrasi transaksi jual beli. Foto: ITH

SENTANI, BINPA – Alokasi Dana Desa (ADD) dan Alokgasi Dana Kampung (ADK) merupakan dua sumber dana besar di setiap kampung di Kabupaten Jayapura yang bersumber dari uang Negara, sehingga pengelolaan hendaknya dilakukan berdasarkan ketentuan perundang-undangan.

“Jangan seenaknya menggunakan keuangan kampung yang bersumber dari ADD dan ADK, sebab kedua sumber dana tersebut adalah berasal dari keuangan negara yang jika salah di gunakan maka akan di tuntut,” ujar Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si dalam arahannya saat pembukaan Rapat Koorinasi pengunaan dana ADD dan ADK di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura Gunung Merah Sentani, Selasa (20/02) kemarin.

Dikatakannya, kampung sebagai basis pembangunan masyarakat sudah sepantasnya mendapat alokasi dana yang besar.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si (kiri). Foto Yanpiet

Dengan demikian pembangunan di kampung dapat berjalan dengan baik agar kesejahteraan yang di dambahkan dari sebuah roda pemerintah dapat di nikmati masyarakt.

Menurutnya, kampung terus menjadi perhatian pihaknya sebab kampung adalah ujung tombak pembanguan di Kabupaten Jayapura. Banyak masyarakat yang mendiami kampung-kampung dan layak mendapat perhatian di era Otonomi Khusus (Otsus).

Namun kampung patut mewaspadai penyalahgunaan keuangan kampung karena berpotensi menimbulkan permasalahan hukum di kampung. Petunjuk dan pengawasan dari pihak kabupaten melalui OPD tekhnis akan di berikana harus di pahami sehingga kesalah dapat di hindari.

“Kepala kampung harus membuka diri dengan semua komponen di kampung. Lembaga adat, agama, perempuan, pemuda harus dilibatkan dalam pembangunan kampung. Gunakanlah keuangan kampung berdasarkan ketentuan supaya terhindar dari penyalahgunaan, dengan demikian pembangunan di kampung akan maju pesat,” tukasnya.

Di tempat yang sama, salah satu kepala kampung dari Wilayah Pembangunan III Kabupaten Jayapura, Zakarias menuturkan, pentunjuk tekhnis penggunaan ADD maupun ADK telah di dapat pihaknya karena itu, kedepan pengelolaan ADD dan ADK dilakukan berdasarkan petunjuk.

“Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Bapak Bupati memberikan kepercayaan kepada kami untuk mengelola keungan untuk pembangunan. Kami merencanakan pembangunan dan kami sendiri yang mengerjakannya berdasarkan ketersediaan keuangan yanga ada,” pungkasnya.

Zakarias meminta kepada semua kepala kampung di Kabupaten Jayapura untuk memahami sekaligus mengikuti semua petunjuk penggunaan keuangan yang di berikan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tekhnis. (yft/aj)

Tinggalkan Balasan