Masuk Area Bongkar Muat Pelabuhan, Kini Wajib APD

Aktifitas bongkar muat barang di Pelabuhan Jayapura. Foto: Jainuri

JAYAPURA, BINPAUpaya penertiban di area bongkar muat barang di Pelabuhan Jayapura kini ditertibkan.

Hal itu dikatakan General Manager PT Pelindo IV Cabang Jayapura, Muhajir Djurumiah, dengan langkah pertama adalah penertiban penggunaan seragam atau alat pelindung diri (APD) berupa helem dan rompi.

“Kami membuat penyamapian ke seluruh pengguna jasa pelabuhan, dalam hal ini perusahaan bongkar muat, asosiasi ekspedisi ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia) atau ILFA (Indonesian Forwarders Association), kemudian perusahan pelayaran, untuk penertiban petugas yang memasuki area pelabuhan untuk memakai APD, seperti helem dan rompi, termasuk ID Card,” ungkapnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (20/2/2017).

General Manager PT Pelindo IV Cabang Jayapura, Muhajir Djurumiah. Foto: Jainuri

Hal itu, mneurutnya, hanya berlaku bila memasuki area kerja alat yang ada di Pelabuhan Jayapura. Area tersebut khusus ketika masuk zona kerja bongkar muat barang di Pelabuhan. Sedangkan untuk penumpang kapal laut, mempunyai area tersendiri yang tidak masuk pada zona alat bongkar muat barang di pelabuhan.

“Ini sebenarnya aturan yang berlaku lama, cuma saat ini kita tingkatkan,” jelasnya.

Muhajir juga mengungkapkan terkait kendaraan yang parker di area pelabuhan, dimintanya untuk tidak boleh menginap. “Karena kalau nginap kan bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti adanya kejahatan dan macam-macam,” jelasnya.(aj/aj)

Tinggalkan Balasan