Dinas Kominfo Latih Relawan TIK

Para relawan TIK Distrik Sentani Barat sedang mengikuti pelatihan bersama instrukturnya yang juga sebagai Kabid TIK di Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST, di ruang kantornya, Rabu (21/02) kemarin. Foto: Yan Piet

SENTANI, BINPADinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)Kabupaten Jayapura berkesempatan melatih semua tenaga relawan Tekhnologi dan Indormatika (TIK) Distrik Sentani Barat guna mengekspos kegiatan di tiap kampung ke publik lewat website kampung tetapi juga lewat media sosial.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Ir. Sambodo Samiyana, M.Si di sela-sela pelatihan tersebut mengatakan, para peserta akan dibekali sejumlah pegetahuan mengenai pentingnya pengelolaan informasi kampung kepada publik lewat website kampung maupun media sosial.

“Kabupaten Jayapura telah kita canangkan sebagai kabupaten digital, artinya semua proses pembangunan dan lain sebagainya harus dilakukan melaui sistim elektronik tentunya dengan menggunakan akses internet baik di ingkat kabupaten hingga kampung,” ujar Kadis Komind kepada Bintang Papua, di ruang kerjanya, Rabu (21/02).

Lebih lanjut, Kadis Sambodo menuturkan, kedepan pelatihan-pelatihan serupa akan difokuskan pada setiap distrik dan kampung, dengan demikian kampung-kampung dan distrik dapat mengakses informasi dan menyampaikan informasi pembangunan kampung kepada publik dengan cepat.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang TIK pada Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST menjelaskan, bahwa pelatihan dan pendampingan tersebut berlangsung dua hari.

Hari pertama fokus pelatihan pada pengenalan fitur-fitur internet.

Hari kedua peserta dibekali cara menulis dan membagi informasi pembangunan kampung lewat internet. Baik untuk website kampong,  maupun media sosial, seperti facebook, twitter, whatsap dan sejenisnya.

Ditegaskan, bahwa semua pembiayaan pelatihan dan pendampingan bagi relawan TIK tersebut sepenuhnya di bebankan pada beban anggaran Distrik Sentani Barat. Bagi distrik atau kampung lain yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai internet dan ekspos kegiatan pembangunan kampung dapat bekerja sama dengan pihaknya.

Sementara itu, pendampingi desa teknik infrastruktur Distrik Sentani Barat, Ivana Kandenapa memaparkan, setelah para relawan mengikuti pelatihan selanjutnya kembali ke kampung masing-masing dan menulis mengenai kampung untuk di bagikan kepada publik lewat media sosial.

Ivana menyebutkan, sebanyak 10 orang relawan tersebut akan ditempatkan pada masing-masing kampung supaya semua kondisi dan aktivitas kampung dapat terekspos oleh relawan kepada publik melalui sarana komunikasi yang telah tersedia.(yft/aj)

Tinggalkan Balasan