Bupati Abock Busup Perintahkan Gusur Tempat Prostitusi

Bupati Yahukimo, Abock Busup. Doc Binpa

YAHUKIMO, BINPABupati Yahukimo Abock Busup memerintahkan  jajarannya untuk mengusur tempat prostitusi dan bandar togel di Kota Dekai Kabupaten Yahukimo.

Keberadaan PSK, bandar togel, judi   meresahkan tatanan sosial masyarakat di Yahukimo, khususnya Kota Dekai. Keprihatinan akan dampak sosil dari penyakit sosial masyarakat ini sudah di antisipasi pihak gereja melalui PGGY.

Ketua PGGY Atius Matuan mengatakan, pihak gereja sudah melayangkan surat kepada pihak Polres dan Koramil untuk mengatasi masalah sosil khususnya peredaran miras, bandar togel dan judi yang marak di Kota Dekai

Namun laporan dari PGGY tak pernah digubris hingga laporàn yang sama harus disampaikan lagi ke bupati untuk mengambil tindakan. Menanggapi permintaan pihak gereja melalui PGGY, Bupati Abock Busup menginstruksikan agar semua penyakit sosial masyarakat di Dekai dapat diatasi.

Bupati pun telah melakukan pertemuan dengan semua pihak, diantarànya Satpol PP, Polres Yahukimo dan para pihak. Dalam pertemuan berlangsung di Kediaman Bupati, Rabu (21/2/2018), Bupati Abock didampingi Sekda Tarully Maniagasi.

Dalam kesempatan itu Sekda  mengatakan, semua masalah sosial yang dihadapi sudah sampai ke telinga bupati. Oleh karena itu bupati melakukan pertemuan dengan semua pihak untuk mencari solusi bersama.

Solusi akhir yang diambil bupati adalah memerintahkan jajarannya untuk mengusur tempat prostitusi di Dekai, termasuk rumah togel dari bandar togel yang marak di pusat Kota Dekai

Dalam kesempatan sama Kapolres Yahukimo AKBP Angiling Guntoro menjelaskan, pengamanan kamtibmas di Kota Dekai selalu berjalan aman konduksif, hanya saja dia mengakui, pelaku-pelaku bandar togel adalah anak anak asli setempat,  sehingga pihaknya tidak bisa mengambil tindakan sendiri, melainkan perlu sinergitas dengan para tokoh setempat.

Pihak Polres sudah menangkap beberapa orang bandar togel dan diproses ke Wamena. “Untuk mengantisipasi dampak sosial kita harus berainergi,” ungkap Kapolres.

Ditempat sama Ketua DPRD Yahukimo Mari Mirin mengatakan, perda pelarangan miras untuk kabupaten Yahukimo sudah ada. Hanya saja Perda itu belum dijalankan.

“Kita perlu melakukan atau menegakan aturan ini bersinergi mengingat ada aturan perundangan diatasnya yang lebih tinggi,” jelasnya.

Dalam pertemuan itu, bupati Abock membenarkan adanya praktik prostitusi di Kali Bonto hingga dekat ke gereja Anugrah. Bupati memerintahkan mulai Kamis (22/2/2018) semua rumah yang digunakan untuk praktik prostitusi digusur.

Setelah pihak terkait mengusur, bupati ingatkan untuk membuat laporan pengusuran yang dilakukan sebagai bahan untuk ditindak lanjuti dalam diskusi.(AB/Ven)

Tinggalkan Balasan