Wagub Minta Bupati Keerom Bersinergi Dengan Stakeholder

Pelantikan Bupati Keerom yang baru, Muhammad Markum, oleh Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal di Gedung Negara Provinsi Papua. Foto: Munir

JAYAPURA, BINPA – Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal meminta Bupati Kabupaten Keerom, Muhammad Markum, yang baru saja dilantik untuk bisa bersinergi dengan para stakeholder di daerahnya dalam melakukan tugas-tugasnya memimpin Kabupaten Keerom.

Muh Markum dilantik berdasarkan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, dimana kepala daerah dan wakil kepala daerah diberhentikan dari jabatannya karena meninggal dunia, jabatan bupati, walikota, gubernur yang berhenti maka wakilnya yang akan menggantikan posisi yang ditinggalkan.

“Selamat kepada Wakil Bupati Keerom Muhammad Markum yang telah diberikan jabatan baru sebagai Bupati Keerom untuk sisa masa jabatan 2016-2021,” kata Klemen Tinal kepada wartawan seusai pelantikan di Gedung Negara Provinsi Papua, Selasa (20/2/2018).

Pergantian jabatan tersebut kata dia dikarenakan Bupati Keerom Celcius Watae berpulang kehadapan Tuhan Yang Maha Esa.

“Sesuai apa yang diamanatkan UU tersebut tadi, maka hari ini kita melakukan pelantikan Wakil Bupati Kabupaten Keerom, Muhammad Markum menjadi Bupati Kabupaten Keerom,” tegas Kelemen.

Klemen Tinal, juga meminta kepada Bupati Keerom untuk menindaklanjuti pembangunan Bandar Udara (Bandara) di Distrik Senggi Kabupaten Keerom.

Karena menurut Klemen saat ini Bandara Sentani sudah tidak mampu untuk memuat seluruh pesawat yang melakukan penerbangan dari dan menuju Jayapura.

“Dan secepatnya bisa menindaklanjuti peningkatan status dari pada lapangan terbang di Distrik Senggi Kabupaten Keerom, sehingga semua pesawat-pesawat kecil yang ada di Bandar Udara Sentani bisa dipindahkan ke bandara Senggi,” kata Klemen Tinal di Jayapura, Selasa (20/2/2018).

Lanjut Klemen, jika nanti Bandara Senggi sudah beroperasi, Bandra Sentani hanya akan digunakan untuk menampung pesawat-pesawat berbadan besar. “Pesawat kecil itu bukan hanya jenis Caravan dan Twin Otter tapi yang agak sedikit besar dipindahkan kesana,” ungkapnya.

“Apa maksud dari itu semua, dengan demikian aktivitas penerbangan bisa terlayani dengan baik, selain itu juga bisa meningkatkan pemasukan masyarakat di Distrik Senggi,” katanya lagi.

Jika ini terwujud kata dia maka Kabupaten Keerom juga bisa membantu mewujudkan visi-misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, yakni Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera.(Munir/aj)

Tinggalkan Balasan