Tingkatkan PAD, Pemprov Papua Akan Gandeng KPK

Kepala Bapenda Provinsi Papua, Gerson Jitmau. Foto: Munir

JAYAPURA, BINPA – Pemerintah Provinsi Papua akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Papua, Gerson Jitmau kepada wartawan, Senin (19/2/2018).

Menurut Jitmau, saat ini Bapenda Papua terus berupaya untuk mencapai target PAD yang telah ditetapkan yakni Rp 86 miliar untuk 26 Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dilingkungan Pemprov Papua.

Hal ini tentunya akan bisa dicapai sepanjang ada komitmen dari semua SKPD dalam pengelolaan sumber-sember PAD yang ada.
“Saya harap teman-teman serius kelola sumber PAD pada masing-masing SKPD,” katanya.

Ia menyampaikan, Gubernur terus berupaya agar PAD Provinsi Papua bisa tembus angka Rp 1 Triliun. Oleh karena itu, selain wajib pajak diminta untuk jujur dan taat dalam membayarkan kewajibannya.

Sebelumnya, Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua, Elia Loupatty, dalam rapat evaluasi retribusi yang dikelola oleh SKPD belum lama ini mengatakan, masih banyak potensi pendapatan daerah yang perlu dikembangkan kedepan.

“Lewat badan pengelolaan pendapatan daerah, kami berusaha sehingga ada pertemuan pimpinan SKPD untuk membicarakan pendapatan daerah,karena PAD bagian dari APBD Provinsi,” ujarnya.

Dijelaskan, PAD Papua sebelumnya hanya diangka Rp 500 miliar, tetapi sejak kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal, PAD sudah tembus Rp 1 triliun.

“Kita bisa tembus 8 persen dan total APBD Papua itu sangat luar biasa, ada kemajuan dalam pengelolaan semua potensi pendapatan asli daerah yang ada di Papua,”katanya. (Munir/aj)

Tinggalkan Balasan