Belum Ada Solusi Terkait Jam Operasional Truck Kontainer

Kepala Dishub Provinsi Papua, Recky D. Ambrauw. Foto: Munir

JAYAPURA, BINPAKepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Papua, Recky D. Ambrauw mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada solusi terkait jam operasional truck kontainer di Kota Jayapura yang sering membuat lalu lintas macet pada pagi dan siang hari saat arus lalu lintas sedang sibuk dibeberapa jalan protokol, diantaranya Skyline, Weref, Argapura dan sejumlah daerah di Abepura.

Untuk itu Dishub Papua akan mengundang pihak-pihak terkait guna membahas jam operasional truck kontainer agar tidak mempengaruhi proses bongkar muat di Pelabuhan.

“Pemkot Jayapura sudah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) soal hal ini, jadi kami perlu berkoordinasi dengan Dishub kabupaten/kota, Ditlantas Polda Papua, SPIL dan Pelindo untuk membahas hal ini, sebelumnya sudah pernah kita bahas, namun hingga hari ini belum ada titik temu,” kata Recky kepada wartawan di Jayapura, Senin(19/2/2018).

Dikatakannya Dishub sebagai instansi teknis menunggu keputusan dari intansi terkait tersebut, karena Dishub tidak mungkin mengambil keputusan sendiri.

“Untuk otoritas di Pelabuhan memang kita bisa bicara, tapi ketika truck kontainer sudah berada dijalan raya, itu sudah merupakan wilayah hukum Pemkot Jayapura, maka untuk mencapai sebuah solusi kita harus duduk bersama,” jelas dia.

Karena menurut dia, setiap konsumen menginginkan pelayanan yang cepat serta baik, karena kalau terlalu lama di Pelabuhan maka akan mempengaruhi nilai costnya.

“Saya tidak bisa bicara melawan Perda yang dikeluarkan Pemkot Jayapura, karena semua sudah tertuang dalam perda itu, jangan sampai nanti orang berfikir saya tidak menghargai Perda tersebut,” ungkapnya. (Munir)

Tinggalkan Balasan