Pedagang Diminta Dukung Kebijakan Pemerintah

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si saat berdiskusi dengan puluhan pedagang di Pasar Pharaa Sentani, Sabtu (17/02) pekan kemarin. Foto Yanpiet

SENTANI, BINPABupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si meminta kepada  semua pedagang di Pasar Pharaa untuk mendukung setiap kebijakan pemerintah dalam hal pengelolaan dan penataan pasar.

Permintaan tersebut dikatakan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dalam kunjungannya ke Pasar Pharaa Sentani, Sabtu (17/02) pekan kemarin.

Kata bupati, dalam waktu dekat akan dilakukan penertiban pedagang bersama los-los dalam rangkah kunjungan Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo ke Pasar Pharaa dan sejumlah pasar rakyat lainnya di Papua.

“Pasar Pharaa ini kedepan akan menjadi pasar sentral, sehingga penataannya dilakukan berdasarkan tuntutan perkembangan pasar modern. Kami terus percayakan para pihak dari pusat untuk untuk mendesain pasar,” ujar Bupati di hadapan puluhan pedagang Pasar Pharaa.

Dikatakan, ada sejumlah upaya penertiban akan dilakukan oleh pihaknya dalam waktu dekat, untuk itu harus ada dukungan pedagang supaya saat semua proses penertiban berlangsung selaganya dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Disebutkan, penertiban akan dimulai dengan membongkar semua bangunan atau los-los liar yang di bangun tidak sesuai dengan desain pasar.

Setelah itu, pemerintah melalui pengelola pasar akan melakukan pendataan semua pedagang untuk pembagian los.

“Dalam pembagian los, semua data pedagang dilakukan secara teliti. Jangan ada pedagang yang mendapat dua atau lebih los karena kedepan akan menimbulkan protes dari pedagang lain. Atau, jika suaminya mendapat los, jangan isteri atau anaknya lagi mendapat los,” tegasnya.

Pihak distrik dan kelurahan, tandas bupati, diperintahkan untuk membantu pengelola pasar guna pendataan supaya data pedagang yang dihasilkan benar-benar data valid yang mengakomodir semua pedagang terutama pedagang pasar Sentani.

Di tempat yang sama, salah seorang pedagang mama Papua, Merry menuturkan, dirinya bersama sejumlah pedagang mama-mama Papua sangat mengharapkan perhatian pemerintah dalam hal pembagian los-los pasar.

“Kami khawatir jika tidak ada perhatian serius dari Bapak Bupati dalam pembagian los, bisa saja di manfaatkan oleh para pihak yang tidak bertanggungjawab dengan membagi seenaknya atas dasar pembayaran yang tinggi,” ungkapnya.

Merry menjelaskan, kalau proses pembagian los tidak diawasi oleh Bupati maka kemungkinan terjadi pembagian los yang tidak seimbang akan terjadi. Dimana, pedaganag mama-mama Papua pasti mendapat los yang tidak layak.

“Kami berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bapak Bupati Jayapura yang dengan sejumlah kesibukannya masih menyempatkan diri datang ke pasar menemui kami. Inilah bentuk pemimpin yang lahir dari rakyat dan kerja untuk rakyat, terima kasih Bapak,” tukasnya.(yft/aj)

Tinggalkan Balasan