Menteri LHK Akan Hadiri Hari Air Sedunia di Kabupaten Jayapura

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si bersama sejumlah kepala OPD meninjau Sungai Itaufili, Kampung Yokiwa, Distrik Sentani Timur, Sabtu (17/02) yang akan dijadikan tempat peringatan Hari Air Sedunia. Foto: Yanpiet

SENTANI, BINPAHari Air Sedunia yang diperingati setiap tanggal 23 Maret, untuk Kabupaten Jayapura diagendakan pelaksanaannya di Kampung Yokiwa, Distrik Sentani Timur, yang akan dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Indonesia.

Demikian disebutkan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si saat melakukan tinjauan lapangan di lokasi perayaan Hari Air Sedunia di Sungai Itaufili  bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Jayapura, Sabtu (17/02) pekan kemarin.

“Hari ini kami melakukan tinjaun lokasi bersama sejumlah OPD teknis dan sejumlah lembaga pekerja lingkungan seperti WWF guna melihat ketersedian lokasi untuk pelaksanaan Hari Air Sedunia, tanggal 22 Meret mendatang,” ujar bupati.

Dirinya menandaskan, setelah tinjauan lokasi maka selanjutnya semua OPD dapat menyusun rencana sesuai dengan tupoksi masing-masing untuk mendukung pelaksanaan hari air tersebut. Terutama OPD teknis, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura dan Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura.

Dikatakan, rapat koordinasi dengan semua pihak di Kabupaten Jayapura menuju hari pelaksanaan hendaknya dilakukan secara terus-menerus agar dari aspek kesiapan benar-benar siap untuk melaksanakan kegiatan besar yang direncanakan dihadiri oleh Menteri LHK tersebut.

Terutama, masyarakat kampung di empata distrik yakni, Distrik Sentani Timur, Distrik Sentani, Distrik Ebungfau dan Distrik Waibu, harus disampaikan untuk memberikan dukungan dengan masing-masing kampung dan kelurahan dapat membersihakan danau dan sungai-sungai yang mengalir ke danau.

“Mengapa masyarakat kampung dilibatkan untuk pembersihan danau dan sungai karena obyek utama dari pelaksanaan hari air sedunia adalah membangun gerakan bersama menjadikan Danau Sentani sebagai warisan leluhur bebas sampah,” ungkapnya.

Awoitauw menegaskan dalam waktu dekat, pihaknya melalui semua ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura akan mencanangkan sebuah gerakan besar untuk menjadikan Danau Sentani bebas sampah.

Gerakan awal akan di lakukan oleh pihaknya selanjutnya gaungnya akan sampai ke setiap kampung untuk di tindaklanjuti oleh kampung.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura, Patrias Yamlay melaporkan kepada bupati bahwa pihaknya selaku OPD tekhnis telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak berkompeteen menyaipakan segala hal bberkaitan dengan perayaan hari air sedunia.

“Kami juga membutuhkan dukungan dari teman-teman semua OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama-sama kita mengsukseskan kegiatan bertaraf nasional di Kali Itaufili ini, tanggal 23 Mareth mendatang,” ajaknya.

Ditambahkan, susunan acara dan agenda lainnya untuk semaraknya perayaan hari air tersebut sedang di susun bersama WWF. Tentu agenda yang akan disusun dapat memberikan nuansa sukacita dalam semarak perayaan dalam konteks kearifan lokal.(yft/aj)

Tinggalkan Balasan