Jalan Koya Timur Rusak Berat

Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo, SH

JAYAPURA , BINPARuas jalan yang menghubungkan Kelurahan Koya Barat  dan Kelurahan Koya Timur yang kini dalam kondisi rusak berat. Karena itu, Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rolo, SH, meminta kepada Pemerintah Kota Jayapura, agar dapat melakukan perbaikan.

Ditandaskannya, ruas jalan tersebut merupakan ruas jalan utama yang digunakan oleh warga Koya Timur untuk melakukan segala aktifitasnya terutama kegiatan pertanian mereka, yang sudah pasti dengan kondisi ruas jalan yang rusak tersebut menyebabkan warga terganggu dalam beraktifitas.

Apalagi ruas jalan tersebut sudah pasti menjadi ruas jalan pilihan bagi warga Kota Jayapura maupun wisatawan daerah lain yang datang untuk menikmati obyek wisata, khususnya di perbatasan RI-PNG yang kini semakin ramai dikunjungi warga.

“Ruas jalan tersebut sangat berdebu karena hanya karang saja dan itu menggangu warga dalam beraktifitas,” ungkapnya dalam sambutannya pada acara Sehari Walikota Jayapura Bersama Masyarakat Distrik Muara Tami di Kantor Distrik Muara Tami, Sabtu, (17/2).

Sementara itu, Walikota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM, menandaskan, apa yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rolo tidak bisa di tengah jalan program itu dimasukan dalam APBD Kota Jayapura Tahun 2018 ini, sebab sistim pembangunan di Kota Jayapura menganut sistim e-buggetting dan saat ini menjadi rule model KPK RI.

Untuk itu semua program pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun berikutnya itu dibahas mulai dari tingkat bawah, yaitu mulai dari RT/RW, kelurahan/kampung, distrik, hingga dibahas dalam pembahasan Musrenbang tingkat Pemerintah Kota Jayapura yang disebut sebagai e-Musrenbang, yang kemudian masuk dalam sistim e-buggetting.

“Program-program tidak bisa masuk di tengah jalan, tapi dibahas secara terstruktur melalui sistim dan mekanisme keuangan yang telah diatur,” bebernya.

Ditegaskannya, permasalahan yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Jayapura. Abisai Rolo tersebut tentunya menjadi masukan dan akan dibahas dalam program-program pemerintah. Termasuk hal-hal yang belum dilakukan di Distrik Muara Tami akan diselesaikan nanti dalam sistim penganggaran yang berlaku dalam Pemkot Jayapura.(Nls/aj)

Tinggalkan Balasan