Penembakan di Sinak Tidak Terkait Pemilukada

Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal. Foto: Munir

JAYAPURA, – Kasus penembakan yang terjadi di Pasar Sinak, Kabupaten Puncak, Senin (12/2/2018) yang menewaskan anggota TNI, Pratu Sandi Novian, dinyatakan tidak terkait dengan proses demokrasi yang akan berlangsung serentak Tahun 2018.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal, bahwa kasus penembakan seperti itu sering terjadi sejak lama di daerah-daerah pegunungan Papua.

“Sinak ini kan masih masuk di Kabupaten Puncak, namun berbatasan dengan Kabupaten Puncak Jaya, antara Mulia, Sinak dan Ilaga itukan berdekatan dan daerah itu selalu saja ada kejadian seperti itu,” kata Klemen Tinal kepada Wartawan di Jayapura, Kamis (15/2/2018).

Kelemen Tinal berharap, pihak keamanan bisa mengamankan situasi ini, tetapi juga masyarakat harus tetap tenang, jangan sampai situasi ini membuat masyarakat tidak tenang.

Pihaknya juga berharap, masyarakat yang berada didaerah tersebut tetap dapat melakukan aktivitas mereka dengan baik, tanpa ada rasa takut, kegiatan berkebun atau apapun itu semuanya harus bisa berjalan dengan baik.

“Nah kalau ada situasi seperti  ini, oknum-oknum yang melakukan hal itu harus diproses,” harapnya.(mmr/aj)

Tinggalkan Balasan