Layanan Telekomunikasi di Timika Kembali Normal

Salah seorang wartawan yang beraktifitas menggunakan internet di telepon selulernya. Foto: Ricky

TIMIKA, – Setelah delapan hari gangguan, Jaringan Telkom telah kembali pulih untuk wilayah Timika, Nabire, dan Kaimana terhitung sejak Jumat (16/2) Pukul 06.01 wit.

Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo, melalui rilis yang diterima Bintang Papua mengatakan, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah memulihkan layanan telekomunikasi di wilayah Timika, Nabire, dan Kalmana, yang sempat terkena dampak gangguan kabel laut jalur Fakfak – Merauke sejak Kamis (8/2) pekan lalu.

“Layanan TelkomGroup untuk wilayah Timika, Nabire dan Kaimana telah kembali normal seperti sediakala menggunakan SMPCS (Sulawesi Maluku Papua Cable System),” kata Arif Prabowo.

Ia mengakui,  khusus untuk wilayah Merauke pemulihan layanan masih bersifat sementara dengan menggunakan link satelit dengan kapasitas yang terus diupayakan bertambah.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu proses pemulihan gangguan layanan TelkomGroup di beberapa wilayah Papua.

“Mewakili jajaran manajemen TelkomGroup, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya pelanggan setia TelkomGroup yang telah mendukung upaya recovery di beberapa wilayah Papua danPapua Barat yang telah kembali normal. Tak lupa juga mohon doa dan dukungan untuk pemulihan secara menyeluruh hingga ke wilayah Merauke yang masih terus kami upayakan semaksimal mungkin,” akunya.

Salah seorang warga Timika yang berprofesi sebagai wartawan online, Tommy mengatakan, menyambut baik pemulihan jaringan telkom. Pasalnya, selama 8 hari mengalami gangguan jaringan, ia mengakui tidak dapat mengirim berita dengan baik selama mengalami gangguan, bahkan untuk mengirim berita dirinya harus pergi ke lokasi yangada jaringan seperti di Bank BRI.

“Kita menyambut baik pemulihan jaringan. Tapi kita berharap hal seperti ini tidak terulang kembali. Pihak telkom harusnya melakukan pemeliharaan kabel optik  dengan baik,” ujarnya.

Seperti diketahui, jaringan telkom sempat hilang sejak Kamis (8/2) lalu. Hal ini membuat warga Timika khususnya resah. Pasalnya, sejumlah kegiatan yang bergubungan dengan perkantoran seperti bank, penerbangan, perusahaan media dan kegiatan yang berhubungan dengan jaringan terganggu. (Jrl/aj).

Tinggalkan Balasan