Pemkot Programkan Budidayakan Vanili

Jean L Rollo. Foto: Korneles Wakaat

JAYAPURA, – Kepala Dinas Pertanian Kota Jayapura, Jean L. Rollo, mengatakan, hasil pertanian berupa vanili dari negara tetangga PNG dikenal oleh warga perbatasan RI-PNG (Skow) dengan sebutan emas hijau.

Oleh karena itu, pihaknya mencoba melihat keberadaan vanili ini, karena merupakan bisnis yang sangat menjanjikan, dimana hampir setiap harinya terjadi transaksi jual beli di wilayah perbatasan antara warga PNG dengan warga Kota Jayapura.

Dikatakan demikan, karena diketahui vanili tersebut dijual dengan harga Rp 4 juta/Kg vanili kering. “Ini bisnis yang sangat menjanjikan,” ungkapnya kepada Bintang Papua di Kantor Walikota Jayapura, Senin, (12/2).

Ditegaskannya, dengan melihat peluang seperti itu maka kedepannya, pihaknya mencoba untuk mengembangkan komoditas vanili ini di Kota Jayapura, sebab beberapa wilayah di Distrik Muara Tami sangat cocok untuk pengembangan komoditas vanili ini.

Disampaikannya, untuk pengembangan komoditas ini tidak begitu mudah, namun begitu sulit sehingga perlahan-lahan pihaknya akan membina para petani untuk mampu menjadi pembudidaya vanili, mulai dari pembibitan, pemeliharaan sampai mengawinkan bunganya hingga produksi Vanili yang siap dipasarkan.

“Jadi kedepannya saya pastikan jika ini berjalan dengan baik, maka petani vanili pasti sejahtera. Ini peluang yang sangat bagus bagi kita karena ini kebutuhan masyarakat sepanjang tahun,” pungkasnya.(Nls/aj)

Tinggalkan Balasan