Pembangunan Rumah Layak Huni Capai 65 Persen

Pembangunan Rumah Layak Huni pada Pemukiman warga Waris di Kampung Kwimi, Distrik Arso, Kabupaten Keerom. Foto: Rahayu

KEEROM, – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Keerom, Farel Simamorang mengatakan, setelah dilakukan pelatakan batu pertama pembangunan rumah layak huni bagi warga Waris yang rumahnya terbakar dalam kerusuhan di Kampung Kwimi, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, saat ini pembangunannya telah mencapai 65 persen.

Dari 14 rumah layak huni yang akan dibangun oleh pemerintah daerah, 9 rumah telah berdiri dan telah tertutup dengan atap seng dan dinding papan.

Sedangkan 5 Unit Rumah sedang dikerjakan oleh pihak TNI untuk membantu pemerintah daerah Kabupaten Keerom demi masyarakat Waris yang terkena musibah.

Hal itu dikatakan Farel Simamorang kepada Bintang Papua saat ditemui di Kantor Bupati Keerom, Selasa (13/2) kemarin.

“Mudah- mudahan dari target 1 Bulan setegah, semua tuntas dikerjakan dan masyarakat dapat menampatai rumah yang layak,” ujarnya.

Apabila masyarakat Waris telah menempati rumah layak huni, aktifitas masyarakat juga dapat berjalan dengan baik  seperti dapat berkebun, tinggal kembali dengan keluarga dan lain sebaginya.

“Yang selama ini masih ada yang tinggal di bahwa tenda, sudah tidak lagi atau ada yang masih numpang ditetanggap tidak lagi. Hal- hal inilah yang harus terjadi, agar masyarakat korban tidak teraoma lagi dan kembali berkatifitas dengan baik,” kata Farel.(rhy/aj)

Tinggalkan Balasan