Dua Bulan Tak Terima Gaji, Anggota DPRD Tolikara Pilih Berkebun

Daud Kogoya. Foto: Korneles Wakaat

JAYAPURA,Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Tolikara, Daud Kogoya, mengatakan, terhitung Januari 2018 hingga Februari 2018 ini, Anggota DPRD Kabupaten Tolikara belum menerima gaji.

Hal ini membuat sejumlah anggota DPRD Tolikara memilih untuk berkebun saat ini, sehingga tentunya aktifitas kedewanan macet.

“Ya kami sudah dua bulan tidak terima honor/gaji kami,” ungkapnya kepada Bintang Papua di kediamannya, Sabtu, (11/2).

Pihaknya mempertanyakan ada apa dibalik semua ini, karena pada dasarnya gaji merupakan hak rutinitas para anggota dewan yang wajib diterima setiap bulannya.

“Gaji kami itu bukan sifatnya proyek, kok bisa terjadi seperti ini, ini kami merasa aneh sekali,” katanya lagi.

Dengan kondisi demikian, membuat para anggota DPRD Tolikara tidak lagi melakukan tugas pokok dan fungsinya dalam menjaring aspirasi di masyarakat. Sebab jika turun lapangan harus ada anggaran untuk membiayai kegatan dilapangan, mengingat medan Tolikara yang cukup sulit transporastinya dan topograsi wilayah yang juga sulit sehingga membutuhkan biaya transporasti yang cukup besar untuk bisa sampai di lingkungan masyarakat.

Ditegaskannya, apabila dalam Maret 2018 ini, masih saja hak-hak dewan belum dibayarkan, maka dewan akan mengambil langkah-langkah tegas untuk menyikapinya, dan bila itu terjadi otomatis roda pemerintahan dan pembangunan akan menjadi terhambat.

“Kami minta Bupati Tolikara untuk segera memperhatikan hak-hak kami dengan baik, supaya kami dewan juga dapat bekerja baik untuk melayani rakyat Tolikara,” tandasnya.(Nls/aj)

Tinggalkan Balasan