Kabupaten Puncak Tak Pernah Serahkan LPPD Sejak 2015

                                                                                              Sekda Provinsi Papua, T. E. A. Hery Dosinaen. Foto: Munir

JAYAPURA, – Sekretaris Daerah (Sekda)  Provinsi Papua, T. E. A. Hery Dosinaen mengatakan, sejak tahun 2015 lalu, Kabupaten Puncak menjadi satu-satunya kebupaten di Provinsi Papua yang tidak menyerahkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD).

“2015 dan 2016 Kabupaten Puncak tidak serahkan LPPD, karena mereka tidak menyerahkan data dan laporan sehingga ketika pelaksanaan Rakerda bupati/walikota, nama Kabupaten Puncak tidak tercantum sebagai penerima penghargaan,” katanya kepada wartawan di Jayapura, Kamis (8/2/2018).

Terkait hal tersebut ia mengaku telah mempertanyakan bersama tim dari Jakarta, namun tidak ada yang bisa memberikan keterangan, bahkan pada rakerda hari kedua Kamis (8/2/2018) tidak terlihat kehadiran utusan dari Kabupaten Puncak.

Kedepan kata dia, akan ada surat penegasan dari Gubernur Papua kepada pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Puncak yang hingga kini belum memberikan laporan apapun, mengapa LPPD tersebut belum diserahkan ke Pemprov Papua.

“Tujuan Pemprov Papua memberikan penghargaan kepada kabupaten/kota terkait LPPD adalah untuk memotivasi, bahwa apa yang telah dilakukan akan ada timbal baliknya,” ungkapnya.

Sehingga kata dia, barang siapa (pemerintah kabuapten/kota) yang tidak melaksanakan kewajibannya menyampaikan LPPD, tentu akan ada hukumannya.

“Sewaktu pemprov mengumumkan penyerahan LPPD hanya ada 27 kabupaten dan 1 kota, minus Kabupaten Puncak,” ucapnya. (Munir)

 

Tinggalkan Balasan