Gedung Instalasi Rawat Jalan RSUD Dok II Diresmikan

Gedung Instalasi Rawat Jalan RSUD Dok II yang diresmikan oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe, Jumat (9/2/2018). Foto: Munir

JAYAPURA, – Gedung Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Kota Jayapura, Jumat (9/2/2018) siang diresmikan secara langsung oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Gedung Isntalasi Rawat jalan tersebut memiliki empat lantai dengan 20 ruangan klinik dan landasan helikopter (helipad) dibagian atas bangunan.

Gubernur Papua, Lukas Enembe dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada mantan Direktur RSUD Dok II, dr. Yosef Rinta yang telah memberikan ide serta masukan sehingga gedung tersebut bisa terbangun.

Dikatakan Enembe, peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut tepat dimasa kepemimpinannya yang ke empat tahun, yakni 9 April 2017 lalu, dan dalam tempo empat bulan lebih bangunan tersebut telah selesai dikerjakan.

“Saya berharap gedung baru yang bagus ini bisa dijaga dan digunakan dengan dengan baik untuk melayani masyarakat di Provinsi Papua,” tegas Enembe.

Pihaknya mengakui pembangunan dibidang kesehatan menjadi komitmen selama masa kepemimpinannya dimana akan dibangun rumah sakit di semua wilayah adat.

“Untuk wilayah Meepago tepatnya di Kabupaten Nabire rumah sakitnya telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, tepatnya diakhir tahun 2017,” katanya.

Pihaknya mengaku tidak main-main, banyak perubahan yang dilakukan dengan kebijakan anggaran, bahkan semua tender terbuka untuk umum melalui unit pelayanan pengadaan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada anggota DPR RI Roberto Rouw yang telah berusaha di pusat untuk membangun fasilitas kesahatan di Papua,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Divisi Gedung PT. PP selaku kontraktor yang melakukan pengerjaan gedung tersebut menjelaskan, pembangunan gedung tersebut merupakan yang tercepat diseluruh Indonesia.

“Dalam kurun waktu empat bulan lebih sudah selesai denga nilai kontrak awal Rp. 156,956,950,000 dengan nilai kontrak adendum Rp. 149,988,550,000,” ungapnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya masih mempunyai tanggungjawab menjaga dan merawat gedung ini, hingga enam bulan ke depan. (Munir)

Tinggalkan Balasan