Diskominfo Tatap Muka Dengan Media Timika

                                                  Suasana tatap muka Diskominfo Kabupaten Mimika dengan pimpinan media di Timika. Foto: Ricky

TIMIKA, – Bertempat di ruang rapat lantai III, Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Kamis (8/2), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mimika mengelar pertemuan tatap muka dengan media Timika dalam rangka paparan tentang kegiatan publikasi pemerintah dan pengenalan struktur organisai Diskominfo Mimika.

Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mimika, Dionisius Mameyao, pimpinan-pimpinan media cetak maupun radio di Timika antara lain Timika eXpress, Radar Timika, Harian Papua serta Radio Publik dan tamu undangan lainnya. 

Dionisius Mameyao mengatakan, pertemuan tersebut sangat perlu, sebab dengan perubahan Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) pada Kabupaten Mimika sesuai PP 18 tahun 2016 menghasilkan beberapa OPD baru dan hilangnya beberapa OPD.

Seperti yang terjadi pada Bagian Humas Setda Kabupaten Mimika semua fungsi dan peran Humas dilaksanakan dalam Dinas Komunikasi dan informasi (Kominfo).

“Hal ini perlu kami di Kominfo tahu kerjasama rutin Pemda dengan media itu seperti apa. Sehingga semua ini perlu ditindaklanjuti, karena peran tugas pers yang ada di humas sudah tidak ada dan itu dengan sendirinya sudah dipindahkan ke Kominfo,” kata Dion.

Disampaikan Dion, media adalah bagian dari tanggungjawab pemerintah. Oleh karena itu bagaimana kita bisa bekerjasama dengan baik dalam mensosialisasikan apa yang semua menjadi kebijakan pemerintah daerah, kebijakan strategis, maupun kebijakan yang sifatnya  turunan dari kebijakan strategis. Karena media dan pemda ini saling membutuhkan. 

“Kita juga akan mendata berapa banyak media yang sudah diverifikasi serta apakah wartawannya sudah punya lisensi. Karena kerjasama Pemda itu harus dengan media yang sudah diverifikasi, kalau yang belum diverifikasi kita tidak bisa kerjasama apalagi,” jelasnya.

Dion juga menyampaikan bahwa, kedepannya juga pihaknya akan fokus ke Radio publik, supaya Radio Publik lebih eksis kerjasama dengan pemda. 

“Sehingga  apa yang menjadi kebutuhan Pemda juga bisa disalurkan melalui Radio Publik sambil  jangka panjangnya kita urus RRI.  Kemarin kita sudah bicarakan ke DPRD  dan mereka sudah setuju,  tinggal pembahasan lebih lanjut,” ucap Dion.

Sebelumnya pimpinan media harian Radar Timika,  Leonardus Sikteubun dalam penyampaiannya sangat menyambut baik dengan hadirnya Kominfo, sehingga diharapkan kedepannya Kominfo bersama media di Timika bisa bekerja sama dengan baik. 

“Kami juga sangat siap ketika ada informasi dari pemda ke media untuk disampaikan kepada masyarakat.  Dan kami juga harapkan keaktifan dari Kominfo,” ungkap Leo. 

Sementara pimpinan harian Timika eXpress, Marthen LL Moru dalam pertemuan menyampaikan bahwa media di Timika harus dihargai dengan baik.

Sebab tanpa disadari media itu sangat diperlukan, karena media di Timika  masih banyak dilirik oleh pejabat ketika dia membutuhkan, tetapi kalau tidak dibutuhkan hanya dilihat sebelah mata saja.  

“Kami tidak banyak komentar,  tetapi kami minta media di Timika ini tolong diperhatikan dengan baik. Karena dari pergantian pimpinan, pergantian kabag kami masih dilihat setengah-setengah,” ungkap Marthen.  

Sedangkan perwakilan media Harian Papua, Ali Nur Ihcsan juga mengusulkan agar Kominfo bisa membentuk satu wadah untuk informasi.  Sebab jaman sekarang itu perkembangan tidak kenal waktu dibandingan waktu-waktu sebelumnya. 

“Sehingga tidak ada mata rantai yang terputus ketika teman-teman dilapangan ada butuh sesuatu. Misalnya nara sumber tidak bisa memberikan informasi maka Kominfo bisa mewakili,” ungkap Ali.(Jrl/aj)

Tinggalkan Balasan