Tokoh Adat dan Perempuan Diminta Turut Bangun Kampung

Suasana tatap muka antara Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si dengan tokoh adat dan tokoh perempuan di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah Sentani, Selasa (6/2) kemarin. Foto: Yan Piet

SENTANI, – Tokoh Adat dan Tokoh Perempuan memiliki peranan yang cukup penting dalam pembangunan kampung. Karena itu, diminta untuk membantu pemerintah membangun kampung masing-masing demi mewujudkan kesejahteraan.

“Setelah pembangunan kampung berjalan baik maka warga akan sejahtera, disitulah akan nyata bahwa semua komponen di kampung, baik adat maupun perempuan telah bertanggungjawab membangun kampung,”  ujar Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si saat menggelar tatap muka dengan tokoh adat dan perempuan di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Selasa (6/2) kemarin.

Bupati Mathius menerangkan, kemitraan antara pemerintah dan semua komponen di kampung termasuk adat dan perempuan perlu di jaga dan di kembangkan dalam bentuk kerjasama guna membangun kampung menuju kesejahteraan.

Dikatakan, untuk Kabupaten Jayapura ada sejumlah lembaga adat seperti, Dewan Adat Suku (DAS) dan wadah perempuan melalui organisasi-organisasi perempuan mendapat bantuan dana pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Jayapura sehingga harus aktif membangun daerah.

“Dalam tatap muka ini kami bisa mendengar secara langsung apa yang menjadi kendala dalam pembangunan di kampung. Lembaga adat juga bisa mengawasi para kepala kampung supaya kebijakan pembangunan kampung yang dilakukan pemerintah kampung benar-benar menjawab kebutuhan warga,” ungkapnya.

Menurutnya, di beberapa kampung kedapatan jika peran lembaga adat dalam mengawasi sangat rendah sehingga terkesan pembangunan di kampung dapat berjakan hanya berdasarkan keinginan seorang kepala kampung yang di dalamnya belum tentu mengakomodir kepeintingan masyarakat.

Bupati mengajak kepada semua kampung dalam menerapkan pembangunan hendaknya melibatkan semua komponen agar hasil yang di dapat dari sebuah proses pembangunan di kampung benar-benar memberika manfaat sebesar-besarnya bagi warga.

Apalagi, lanjut bupati, bahwa mulai tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang, lembaga-lembaga pengawasan seperti inspektorat, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahkan pihak kepolisian akan mengawasi penggunaan dana kampung.

“Karena itu, semua kampung di Kabupaten Jayapura mari gunakanlah dana yang turun ke kampung itu dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” ajak Bupati Mathius. (yft/aj)

Tinggalkan Balasan