Lukas Enembe Dinobatkan Sebagai Bapak Pembangunan Sejati

                                                      Gubernur Papua Lukas Enembe (kanan). Foto: ITH

SENTANI, – Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP dinobatkan menjadi Bapak Pembangunan Sejati Papua oleh Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah Mamberamo Tami di sela-sela acara ibadah syukur tutup tahun atau ‘Helay Feleisay’ Kabupaten Jayapura, di Kampung Ifar Besar, Sabtu (3/2) pekan kemarin.

Penobatan tersebut dilakukan langsung oleh, Ketua DAP Wilayah Mamta, Zadrak Taime.  “Kami melihat dan mengikuti semua sepak terjang dalam pembangunan Papua selama ini yang lebih berpihak kepada rakyat, maka kami bersepakat menobatkan, Lukas Enembe menjadi ‘Bapak Pembangunan Sejati Papua,” sebut Taime.

Menutur Zadrak, penobatan tersebut wajar di berikan kepada seorang Gubernur Lukas Enembe sebab dirinya selama ini telah memposisikan sebagai pemimpin daerah yang getol menyuarakan kepentingan rakyat di Papua dalam menikmati pembangunan yang adil dan merata.

Sebagai pemimpin adat Papua di Wilayah Mamta pihaknya bersepakat menobatkan Lukas Enembe sebagai Bapak Pembangunan Sejati Papua.Banyak anak-anak adat Papua yang menjadi pemimpin tetapi tidak semua dapat dinobatkan menjadi bapak pembangunan sejati Papua.

“Kami melihat bahwa aura seorang Lukas meman tercermin sebagai anak adat yang mampu memimpin rakyat Papua menuju kepada pencapaian pembangunan yang di dambahkan.Ini terlihat jelas melalui sejumlah perjuangan demi kepentingan rakyat, salah satunya pembagian hasil dari PT. Freeport,” tukasnya.

Dirinya juga menyampaikan kepada semua Wilayah Adat yang tergabung dalam Dewan Adat Papua (DAP) ikut pihaknya menobatkan anak adat Papua, Lukas menjadi bapak pembangunan sejati Papua sebab kebijakan pembangunannya telah menjawab sejumlah kebutuhan pembangunan di Tanah Papua.

Dikatakan, penobatan Enembe tersebut sepenuhnya berdasarkan pada kajian yang komperhensif dengan disetujui oleh semua pengurus DAP Wilayah Mamta dan tidak berdasarkan pada desakan pihak manapun untuk kepentingan tertentu.

Apalagi jika di kaitkan dengan kepentingan politik. “Kami sedikitpun tidak bermaksud menobatkan demi kepentingan politik tetapi murni penilaian kami dan pantas seorang Lukas mendapatkannya sebab banyak karya pembangunan yang di kerjakannya,” ungkapnya.(yft/aj)

Tinggalkan Balasan