Verifikasi Faktual Parpol di Kabupaten Jayapura Tuntas

KPU Kabupaten Jayapura foto bersama dengan pengurus salah satu Partai Politik di Kabupaten Jayapura usai verifikasi. Foto: Yanpiet.

SENTANI,Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayapura telah melakukan Verifikasi faktual partai politik (Parpol). Keseluruhan hasil verifikasi ini menurut KPU, semua parpol lolos mengikuti aturan prosedur untuk mengikuti Pemilu Gubernur (Pilgub), Pemilu Presiden (Pilpres) maupun Pemilu Legislativ (Pileg).

“Beberapa hari terakhir kami dari KPU secara serentak turun melakukan verifikasi dan hasilnya semua Parpol telah diverifikasi. Partai lama maupun partai baru,” sebut Ketua KPU Kabupaten Jayapura, Piter Wally kepada Bintang Papua, di ruang kerjanya, Jumat (2/2) kemarin.

Dikatakan, pihaknya kedepan akan bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan dan PKPU sehingga tidak terjadi lagi kesalahan-kesalahan.

Menurut Piter Wally, berdasarkan hasil verifikasi maka belasan partai, baik partai lama maupun partai baru berpeluang lolos verifikasi guna menjadi peserta pemilu pada waktu-waktu mendatang. Kerjasama dengan Parpol selama verifikasi sangat baik dan berjalan selesai hingga usai.

“Kami masih punya satu tugas dalam proses verifikasi ini yakni, ada satu partai yang sedang kami tunggu petunjuk pusat lewat provinsi untuk di verifikasi. Di perkirakan dalam waktu dekat proses verifikasi untuk satu Parpol ini selesai,” pungkasnya.

Disinggung mengenai, keterlibatan pengurus partai dalam proses verifiksi, Wally memaparkan, pengurus partai sangat terbuka dan mendukung KPU melalui verifikasi faktual dan buktinya semua partai di Kabupaten Jayapura bisa di verifikasi.

Ditambahkan, dirinya bersama sejumlah komisioner KPU Kabupaten Jayapura untuk kedepan benar-benar kerja secara profesional dengan meninggalkan ego masing-masing demi menghadirkan Pemilu Gubernur (Pilgub), Pemilu Presiden (Pilpres) maupun Pemilu Legislativ (Pileg) dengan baik.

Untuk itu, dirinya juga meminta dukungan dari semua Parpol yang telah di verifikasi dan konstituen masing-masing Parpol guna bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas menjelan Pilgub dan Pilpres hingga memasuki Pileg tahun 2019.

“Pengurus Partai Politik hendaknya memainkan peranan secara baik dalam membina kader dan simpatisan untuk mengikuti semua proses dengan baik tanpa harus mengirbankan kepentingan partai dan lembaga lain,” tegasnya. (yft/aj)

Tinggalkan Balasan