MRP dan Kodam Bersinergi Majukan Pariwisata di Papua

Suasana kunjungan Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Nyoman Cantiasa dengan Ketua MRP Timotius Murib di ruang kerja Ketua MRP. Foto: Jainuri.

JAYAPURA, – Guna memajukan sektor pariwisata di Provinsi Papua, MRP sebagai lembaga representatif kultural orang asli Papua akan bersinergi dengan Kodam XVII/Cenderawasih.

Rencana tersebut terungkap dalam kunjungan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII Cenderawasih Brigjen TNI Nyoman Cantiasa didampingi Aster Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav. Edward Sitorus ke Kantor MRP di Kotaraja, Kamis (1/2), yang diterima Ketua MRP Timotius Murib bersama sejumlah unsur pimpinan MRP.

Dalam pertemuan yang berlangsung  kekeluargaan di ruang kerja Ketua MRP, bidang pariwisata di Papua menjadi salah satu topik menarik perhatian.

Kasdam yang berasal dari Pulau Bali mengungkapkan keinginannya mengembangkan pariwisata di Papua dengan lebih baik, terutama untuk membangun fasilitas bagi wisatawan seperti di Bali, yakni banyak juga wisatawan yang datang khusus ingin menikmati hidup natural di kampung, yang bahkan tanpa penerangan listrik.

“Saya orang Bali. Saya pengen Papua ini maju seperti di Bali,” ungkap Kasdam saat ditemui usai pertemuan.

Kasdam menyatakan optimismenya, bahwa suatu saat Papua akan maju seperti daerah lainnya. “Masyarakatnya sejahtera, anak-anak mudanya bisa jadi pemimpin di sini,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua MRP Timotius Murib mengungkapkan bahwa pihaknya sangat berharap kepada TNI agar turut memperhatikan masyarakat Papua, terutama yang di kampung-kampung.

“Mereka (TNI) ini kan banyak tinggal di kampung-kampung,  kami harap mereka memberi kontribusi kepada masyarakat,” harapnya.

Terutama,  kata Timotius Murib bagaiman adat istiadat dari 250 suku yang ada bisa dilestarikan. “Kedepan kami berharap ada satu tempat yang bisa kami bangun untuk pelestarian adat dan budaya Papua, seperti Expo yang dulu pernah ada,” ujarnya.

Timotius Murib juga berharap kedepan dapat terjalin komunikasi yang baik antara MRP dengan TNI terkait bagaimana melestatikan budaya dan adat milik Orang  Asli Papua.

Dicontohkannya seperti di Hawai, Amerika Serikat, yang pernah dikunjunginya, yang menyediakan tempat khusus dalam rangka pelerstarian adat dan budaya masyarakat setempat.(aj/aj)

 

Tinggalkan Balasan