Bupati Asmat: Kesadaran Masyarakat Terhadap Kesehatan

                                                                                     Bupati Asmat Elisa Kambu. Foto: Jrl

ASMAT, – Bupati Asmat Elisa Kambu mengatakan faktor penyebab terjadinya wabah campak dan gizi buruk akibat dari kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan serta pola hidup yang tidak sehat.

“Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan,” kata Elisa di posko utama kantor Kesbangpol Asmat, Jumat (19/1).

Ia menjelaskan, orang tua balita merasa khawatir dengan kondisi tubuh balita setelah diimunisasi  yang menyebabkan suhu panas pada tubuh meningkat, acyh tak acuh untuk membawa anaknya imunisasi, kurangnya kesadaran akan pentingnya kesehatan, sehingga menyebab balita rentan terken virus. Bahkan waktu yang ditentukan oleh petugas untuk melaksanakan imunisasi. Alhasil banyak orang tua yang membawa anaknya untuk pergi mencari.

“Mereka pertama ikut imunisasi saat pulang ke rumah balita itu badan panas, itu yang membuat mereka takut untuk ikut imunisasi ulang,” jelas Elisa.

Kendati demikian, pihaknya tidak bisa menyalahkan sepenuhnya kepada masyarakat, tapi bagaimana memperbaiki kesalahan yang ada. Sebab dengan minimnya pengetahuan akan pentingnya kesehatan merupakan tanggung jawab dari pihak Kesehatan untuk mensosialisasikan hal tersebut kepada warga. “Ini tugas kita bersama untuk berikan sosialisasi kepada masyarakat,” kata Elisa.

Berikut gejala Gizi Buruk yang perlu diketahui oleh para orang tua. Diantaranya, kelelahan dan kekurangan energi, pusing, sistem kekebalan tubuh yang rendah (yang mengakibatkan tubuh kesulitan untuk melawan infeksi), kulit yang kering dan bersisik, gusi bengkak dan berdarah, gigi yang membusuk.

Sementara itu gejala virus campak. Diantaranya, mata merah, mata menjadi sensitif terhadap cahaya, tanda-tanda seperti pilek (misalnya radang tenggorokan, hidung beringus, atau hidung tersumbat), demam, bercak putih keabu-abuan pada mulut dan tenggorokan. (Jrl).

Tinggalkan Balasan