Masyarakat 5 Wilayah Adat Dukung Luk-Men

SENTANI – Masyarakat adat dari wilayah Tabi, Lapago, Meepago, Saireri dan Aanimha serta “masyarakat nusantara” dari berbagai suku di Indonesia yan menetap di Papua,  menyatakan dukungannya kepada pasangan Lukas Enembe-Klemen Tinal (Luk-Men) sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilgub 2018. Pernyataan dukungan ini dinyatakan dalam sebuah parade budaya dan ibadat syukur di Lapangan Bola Haway Sentani, Sabtu (30/12). Masing-masing tokoh dari lima wilayah adat dan masyarakat nusantara,  membacakan dukungan mereka terhadap Luk-Men di hadapan ribuan warga yang hadir.

Pembacaan dukungan diawali oleh Origenes Kaway  mewakili masyarakat adat Tabi. “Dari Tanah Tabi, yakni negeri matahari terbit, saya atas nama seluruh masyarakat adat Tabi menyatakan memberikan dukungan kepada pasangan Luk-Men,” ujarnya lantang. Pembacaan dukungan juga dilakukan Petrus Payokwa mewakili masyarakat adat Lapago, Yustus Gobay dari Meepago, Yules Maniagasi mewakili masyarakat Saireri dan Vincen Anakota mewakili masyarakat adat Aanimha

Menurut mereka lima masyarakat adat mendukung pasangan Luk-Men karena selama periode pertama memimpin, keduanya telah melakukan karya nyata melalui pembangunan infrastruktur di seluruh Provinsi Papua.

Sementara itu Pdt. Carles Simaremare, S.Th yang mewakili Masyarakat Nusantara di Papua menilai Lukas Enembe dan Klemen Tinal adalah tokoh pluralis yang memberikan perhatian yang sama kepada semua warga masyarakat apapun suku dan agamanya.

“Kami masyarakat nusantara di Papua memberikan dukungan kepada Bapak Lukas Enembe dan Bapak Klemen Tinal kami nilai kedua bapak ini adalah tokoh pluralis. MEreka berdua memberikan perhatian kepada semua warga tanpa membeda-bedakan suku dan agama,” ucap Carles.

Lukas Enembe yang berada di tengah ribuan massa yang hadir  menyampaikan terima kasih atas dukungan lima wilayah adat dan Masyarakat Nusantara terhadap mereka. “Marilah kita bersama-sama maju berjuang memenangkan Pilgub mendatang demi tercapainya Provinsi Papua yang mandiri, sejahtera dan bermartabat,”ajak Lukas.(yft)

Tinggalkan Balasan